Jakarta: Al Ghazali semakin serius menggeluti dunia otomotif melalui tim drifting SEVENSPEED Motorsport yang dibangunnya. Keseriusan tersebut terlihat dari langkah tim untuk membangun skuad yang lebih kompetitif dan membidik prestasi di berbagai ajang drifting.
Selama ini, Al Ghazali lebih dikenal sebagai musisi dan figur publik. Namun, ketertarikannya terhadap otomotif kini berkembang menjadi aktivitas yang lebih serius di lintasan balap.
"Aku memang sudah suka otomotif dari SMP. Dulu suka banget minjam mobil orangtua, mobil nenek jalan-jalan. Lama-lama mencoba latihan drifting yang benar, akhirnya buat tim sampai sekarang," kata Al Ghazali di Jakarta.
Al ingin timnya mulai mengejar hasil kompetitif dalam kejuaraan nasional sekaligus membuka peluang tampil di level internasional. Karena itulah, dia kerap mengikuti ajang perlombaan dan mencapai hasil baik.
"Sekarang nge-drift-nya sudah pro dan proper dan yang pasti aman," lanjut Al.
Putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty ini mengaku tidak ingin membangun tim untuk dirinya. Dia ingin ikut mewadahi talenta lain, khususnya anak-anak muda dengan berkolaborasi dengan ahli di dunia otomotif.
"Kerja sama ini dengan dengan PRO7 Autolighting ini menjadi bagian dari persiapan tim dalam menghadapi kompetisi drifting yang menuntut kesiapan kendaraan dan kemampuan teknis," kata Al.
"Semoga ke depannya kami bisa memberikan hasil yang terbaik dan kerja sama ini bisa terjalin dengan baik serta langgeng," tambah Al.
Sebagai pemilik, Al Ghazali mengaku memiliki tantangan berbeda. Jika di industri hiburan ia terbiasa tampil di hadapan publik, dunia drifting menuntut hasil yang dapat diukur melalui performa mobil dan pencapaian tim dalam kompetisi.
Drifting sendiri merupakan cabang motorsport yang membutuhkan kombinasi antara kemampuan pembalap, pengaturan kendaraan, strategi, serta ketahanan komponen. Kondisi lintasan dan intensitas penggunaan kendaraan membuat persiapan teknis menjadi salah satu faktor penting sebelum turun bertanding.
"Drifting merupakan cabang motorsport yang menuntut performa tinggi dalam kondisi ekstrem, mulai dari tekanan, getaran, hingga intensitas penggunaan yang jauh melampaui pemakaian harian," jelas CEO PRO7 Autolighting, Markus,
Markus menilai tim Al Ghazali memiliki visi yang sejalan dengan upaya mendorong perkembangan motorsport di Indonesia. Karena itu, kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu tim mengejar prestasi, bukan hanya membangun eksistensi di komunitas otomotif.
Tim yang dipelopori Al Ghazali tersebut tidak ingin berhenti pada kompetisi nasional, tetapi juga memiliki ambisi untuk membawa kiprahnya ke kejuaraan internasional.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan