Jakarta: Sosok Nona Nego kembali menjadi perbincangan di media sosial lewat konten berbagi uang dan bantuan kepada masyarakat. Meski kontennya telah menjangkau jutaan pengguna, kreator tersebut hingga kini masih memilih merahasiakan identitas asli dan wajahnya.
Pilihan Nona Nego untuk tampil tanpa memperlihatkan wajah justru menjadi salah satu hal yang membuat warganet penasaran. Di tengah tren kreator konten yang terbuka mengenai kehidupan pribadi, dia mengambil pendekatan berbeda dengan menjadikan aktivitas berbagi sebagai fokus utama.
Melalui akun TikTok @negovsowner0, Nona Nego kini telah memiliki lebih dari 6,1 juta pengikut. Konten yang diunggahnya banyak memperlihatkan interaksi dengan pedagang, pekerja informal, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Meski popularitas akunnya terus meningkat, Nona Nego belum menunjukkan tanda-tanda akan membuka identitas aslinya kepada publik. Dia justru menilai sosok di balik karakter tersebut bukan bagian terpenting dari aktivitas yang selama ini dilakukan.
"Saya tidak ingin orang mengenal saya hanya karena siapa saya. Kalau bisa, saya ingin orang mengingat manfaat yang pernah saya berikan," ujar Nona Nego.
Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan Nona Nego adalah mendatangi pedagang dan memborong dagangan mereka. Cara tersebut menjadi bentuk dukungan langsung agar para pedagang bisa membawa pulang penghasilan untuk keluarga.
Selain pedagang, pengemudi ojek online dan pelaku UMKM juga menjadi bagian dari kegiatan berbagi yang dilakukannya. Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari membeli produk hingga memberikan dukungan finansial secara langsung.
"Ketika kita membeli dagangan mereka, sebenarnya kita bukan hanya membeli barang. Kita juga sedang membantu mereka membawa pulang penghasilan untuk keluarganya," tutur Nona Nego.
Menurut dia, transaksi yang terlihat sederhana dapat memberikan dampak bagi penerimanya. Uang hasil penjualan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga atau menjadi tambahan modal agar usaha bisa kembali berjalan.
Nona Nego juga berusaha membantu pelaku UMKM yang memiliki produk tetapi belum mendapatkan kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Baginya, memperkenalkan sebuah usaha kepada lebih banyak orang juga merupakan bentuk dukungan.
"Saya melihat banyak orang yang sebenarnya punya produk bagus, tapi belum punya kesempatan untuk dikenal. Kalau saya bisa bantu mengenalkan atau membeli produknya, menurut saya itu sudah menjadi bagian dari berbagi," jelasnya.
Aktivitas tersebut juga melibatkan para pengikutnya. Warganet kerap memberikan informasi mengenai orang atau pelaku usaha yang dianggap membutuhkan bantuan sehingga Nona Nego dapat mengetahui berbagai kondisi di daerah yang dikunjunginya.
"Mereka sering kasih tahu ada siapa di daerah tertentu yang membutuhkan bantuan. Jadi saya tidak mungkin tahu semuanya sendiri. Komunitas juga ikut membantu memberikan informasi," ungkap Nona Nego.
Nama Nona Nego sendiri disebut berkaitan dengan kebiasaannya melakukan negosiasi dengan pengusaha maupun perusahaan. Hasil dari negosiasi tersebut kemudian ingin dia manfaatkan kembali untuk berbagai kegiatan yang memberikan dampak kepada masyarakat.
"Saya memang suka nego. Tapi buat saya, hasil dari nego itu akan lebih berarti kalau sebagian bisa diputar lagi menjadi manfaat untuk orang lain," katanya.
Meski wajah dan identitas aslinya masih menjadi tanda tanya, Nona Nego menilai hal tersebut bukan sesuatu yang perlu menjadi tujuan utama dari kontennya. Dia berharap perhatian publik justru tertuju kepada orang-orang yang menerima bantuan.
"Buat saya, tidak penting orang tahu saya siapa kalau pada akhirnya tidak ada manfaatnya. Saya lebih senang ketika ada orang yang terbantu karena apa yang saya lakukan," ujarnya.
Ke depan, aktivitas berbagi Nona Nego disebut akan terus berlanjut ke sejumlah wilayah. Beberapa kota yang masuk dalam rencana kegiatannya antara lain Jakarta, Surabaya, sejumlah daerah di Jawa Tengah, hingga Malaysia.
"Saya ingin kalau suatu saat orang menyebut Nona Nego, bukan hanya ingat nama atau penampilannya. Saya ingin mereka ingat bahwa pernah ada manfaat yang diberikan," tuturnya.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan