dr. Richard Lee (Foto: YouTube Richard Lee)
dr. Richard Lee (Foto: YouTube Richard Lee)

Richard Lee Minta Publik Stop Permasalahkan Status Mualafnya

Elang Riki Yanuar • 07 Mei 2026 16:20
Ringkasnya gini..
  • Kuasa hukum Richard Lee minta publik hentikan polemik soal status mualaf karena itu urusan pribadi dengan Tuhan.
  • Richard Lee ditegaskan masuk Islam bukan karena tekanan atau cari simpati, melainkan lewat proses spiritual panjang.
  • Pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee disebut hanya soal administrasi dan tidak membatalkan status keislamannya.
Jakarta: Kepastian status keislaman Richard Lee masih menjadi sorotan usai sertifikatnya dicabut oleh Hanny Kristianto dari Mualaf Center Indonesia (MCI) awal Mei ini. Melalui pihak kuasa hukum, dokter kecantikan tersebut mendesak publik agar berhenti mempersoalkan hal ini.
 
Abdul Haji Talaohu selaku perwakilan Richard Lee meminta agar polemik terkait status mualaf kliennya tidak terus diperpanjang. 
 
Ia ingin publik dapat menghormati keputusan Richard sebagai ranah pribadi antara manusia dengan Tuhan. Abdul pun menilai bahwa mempertanyakan keyakinan seseorang itu adalah hal yang tidak tepat.

“Dokter Richard berharap disudahi pertengkaran dan perdebatan soal mualaf dia. Karena ini bukan wilayah ranah kita. Itu hubungan hamba dengan Tuhannya,” tegas Abdul Haji.
 
“Kalau kita balik, misalnya orang memilih menjadi Kristiani atau Katolik lalu dipersoalkan, itu juga bukan ranah kita. Yang penting bagaimana dia menjadi hamba yang taat,” lanjutnya.

Richard Lee Mualaf Bukan Karena Tekanan

Di kesempatan yang sama, Abdul Haji menekankan kalau keputusan kliennya untuk memeluk agama Islam bukanlah sesuatu yang dilakukan secara tiba-tiba, terlebih karena tekanan atau demi meraih simpati publik
 
“Dia meminta masyarakat Indonesia untuk lebih punya kesadaran terhadap apa yang sudah dia pilih dan dia yakini hari ini. Agama yang dia pilih itu bukan karena paksaan atau tekanan, apalagi ingin menuai simpati publik. Itu sangat fatal," ucapnya.
 
Menurut Abdul, perjalanan spiritual Richard Lee telah melalui proses panjang. Ia mengklaim dokter tersebut sudah berdiskusi dengan sejumlah ustaz dan kiai sebelum akhirnya mengucap dua kalimat syahadat.
 
“Perjalanan memeluk Islam itu lahir atas kesadaran dia. Dia sudah berjumpa dengan beberapa ustaz, kiai. Jadi bukan keputusan mendadak,” pungkasnya.  

Kontroversi Pencabutan Sertifikat Islam Richard Lee

Sebelumnya, Hanny menjelaskan bahwa pencabutan sertifikat mualaf tersebut bukan didasari oleh perbuatan buruk atau maksiat yang dilakukan Richard Lee setelah memeluk Islam. 
 
Ia menegaskan bahwa pencabutan sertifikat ini tidak membatalkan keislaman seseorang, melainkan berkaitan dengan fungsi administratif dokumen tersebut.
 
Menurutnya, ia telah menyia-nyiakan sertifikat mualaf yang telah diterbitkan. Salah satu indikatornya adalah status agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang belum diubah meski sudah setahun berlalu.
 
Selain masalah administratif, MCI menyoroti penggunaan sertifikat tersebut yang dianggap tidak tepat. Hanny melihat dokumen tersebut justru dijadikan alat untuk berselisih dan melaporkan sesama umat Islam ke pihak berwenang, seperti kepolisian dan pengadilan.
 
Pihak MCI juga mencermati aktivitas Richard Lee yang kembali beribadah ke gereja. Momen ini diketahui publik melalui unggahan di akun Instagram @greivancel serta saluran YouTube Pdt. Gilbert Lumoindong.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA