Musisi Rival Achmad Labbaika selaku Ketua Umum F-Jupnas Gizi Indonesia (foto: instagram)
Musisi Rival Achmad Labbaika selaku Ketua Umum F-Jupnas Gizi Indonesia (foto: instagram)

Jadi Sorotan, MBG TV Tegaskan Produksi Kontennya Tak Pakai APBN

Elang Riki Yanuar • 01 Maret 2026 21:01
Ringkasnya gini..
  • MBG TV ditegaskan bukan milik BGN, melainkan konten independen garapan F-Jupnas Gizi Indonesia.
  • Rival Achmad Labbaika bantah MBG TV pakai dana negara, sebut semua produksi swadaya tanpa APBN.
  • Isu afiliasi BGN dibantah, MBG TV ancam tempuh jalur hukum jika tudingan fitnah terus disebar.
Jakarta: MBG TV akhirnya angkat suara setelah namanya menjadi sorotan. Rival Achmad Labbaika selaku Ketua Umum F-Jupnas Gizi Indonesia menegaskan MBG TV bukan saluran televisi dan bukan milik Badan Gizi Nasional (BGN) seperti yang diasumsikan banyak orang.
 
Menurut Rival, konten Youtube MBG TV diproduksi oleh Forum Jurnalis Ketahanan Pangan Nasional dan Gizi Indonesia (F-Jupnas Gizi Indonesia) secara mandiri. Pria yang juga dikenal sebagai musisi ini juga menyebut program dan konten di salurannya merupakan inisiatif pribadi. 
 
"MBG TV adalah konten/program tayang, bukan sebuah stasiun televisi dan bukan program pemerintah. Program ini merupakan inisiatif independen masyarakat yang digagas oleh Forum Jupnas Gizi Indonesia dalam rangka edukasi publik di bidang ketahanan pangan dan gizi," kata Rival dalam keterangan tertulisnya. 
"Forum Jupnas Gizi Indonesia tidak berada dalam struktur organisasi BGN serta tidak memiliki hubungan struktural, administratif, maupun organisatoris dengan lembaga tersebut. F-Jupnas Gizi Indonesia adalah organisasi profesi independen yang menjalankan fungsi kontrol publik, pengawasan berbasis jurnalistik, dan edukasi masyarakat," lanjutnya.

Keberadaan MBG TV sempat ramai diperbincangkan ketika mereka bertemu dengan Wakil Kepala BGN. Rival menegaskan pertemuan mereka hanya untuk silaturahmi tanpa membahas soal anggaran. Dia juga memastikan produksi MBG TV tidak memakai biaya dari negara atau APBN. 
 
"Tidak terdapat pembahasan anggaran, tidak ada kerja sama proyek, dan tidak ada keterlibatan struktural BGN dalam operasional Konten Program MBG TV. Forum Jupnas Gizi Indonesia menegaskan secara terbuka dan bertanggung jawab tidak ada dana dari BGN, tidak ada dana dari APBN, tidak ada penggunaan fasilitas negara," katanya lagi. 
 
Menurut pencipta lagu "Cinderella" yang dipopulerkan oleh band Radja ini, seluruh proses produksi MBG TV, mulai dari peliputan daerah oleh anggota masing-masing, pengiriman konten ke pusat pengelolaan internal, penggunaan server milik pribadi berjalan secara swadaya. 
"Tuduhan yang menyatakan adanya penggunaan dana negara adalah pernyataan tidak benar, tidak terverifikasi, dan tidak memiliki dasar fakta yang sah. Kami berdiri secara independen. Tuduhan tanpa bukti adalah fitnah. Jika terus disebarkan, kami siap mengambil langkah hukum sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya. 
 
Rival juga menepis anggapan MBG TV hanya fokus menghadirkan konten seputar program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bagi dia, istilah "MBG" bukanlah terminologi tunggal yang terbatas pada satu program tertentu.
 
"MBG dimaknai sebagai representasi gerakan Media/Bakti Generasi yang berorientasi pada edukasi dan validasi informasi publik. Tidak terdapat ketentuan hukum yang membatasi penggunaan istilah tersebut hanya pada satu entitas tertentu. Pemaknaan ini merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dijamin dalam kerangka hukum yang berlaku," jelasnya.
 
Rival memberikan peringatan tegas kepada pihak mana pun untuk segera menghentikan penyebaran narasi yang tidak benar. Apabila tuduhan tanpa bukti terus disebarluaskan dan merugikan reputasi organisasi mereka siap melaporkan kepada Dewan Pers untuk produk jurnalistik.
"Menempuh upaya hukum pidana maupun perdata sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami menegaskan: kebebasan berpendapat bukanlah kebebasan untuk memfitnah," tutupnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA