Meski demikian, Sekretaris Jenderal MCI, Hanny Kristianto, menegaskan bahwa pencabutan dokumen tersebut bukan berarti membatalkan status keislaman seseorang secara spiritual.
Menanggapi polemik ini, Ustaz Derry Sulaiman, sosok yang membimbing langsung proses mualaf dr. Richard Lee, akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 3 Mei 2026, pendakwah yang juga mantan gitaris band metal Betrayer ini memberikan klarifikasi.
​Ustaz Derry mengaku sempat terkejut dan tidak mengetahui perihal pencabutan sertifikat fisik tersebut secara mendadak. Namun, ia telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak MCI untuk memperjelas situasi.
"Saya tidak tahu ya dicabut atau tidaknya. Tapi saya sudah tabayyun. Kata beliau (Hanny Kristianto), 'tidak ada hak saya untuk membatalkan keislaman seseorang'. Memang tidak ada satu pun manusia yang bisa mengatakan 'Kamu bukan Islam' jika orang tersebut sudah bersyahadat," tegas Ustaz Derry.
Baca Juga :
Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut MCI: KTP Masih Katolik Hingga Balik ke Gereja
Ia juga mengingatkan warganet agar lebih bijak dalam menyikapi proses seseorang yang baru mendalami agama.
"Ketika orang bersyahadat, kita harus memuliakan dia sebagai seorang Islam. Mualaf itu artinya lemah, jadi orang yang baru-baru masuk Islam adalah orang yang masih lemah, baik secara keyakinan, akidah, maupun amalnya," tuturnya.
Ustaz Derry pun memastikan bahwa dalam pertemuan terakhirnya beberapa minggu lalu, dr. Richard Lee masih memegang teguh keyakinannya sebagai seorang Muslim.
Di sisi lain, pihak MCI memiliki alasan kuat di balik keputusan pencabutan sertifikat tersebut. Berdasarkan keterangan Hanny Kristianto, sertifikat tersebut dicabut karena dianggap "disia-siakan" dan tidak digunakan untuk pengurusan administrasi kependudukan sebagaimana mestinya.
Salah satu indikator yang disoroti adalah status agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dr. Richard Lee yang hingga kini dilaporkan belum berubah meski sudah satu tahun berselang sejak ia memeluk Islam.
“Sudah 1 tahun lebih tidak digunakan sebagaimana mestinya (KTP sampai hari ini masih Katolik) sebisa mungkin saya tidak mau bertikai untuk rebutan jenazah lagi,” tulis Hanny Kristianto dikutip dari akun Instagram @hannykristiantonew pada Senin, 4 Mei 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News