Dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, Sherina membagikan video yang merekam perjalanan dirinya menuju kawasan Palangka Raya. Pelantun hits "Simfoni Hitam" itu juga menceritakan kondisi udara yang terdampak asap karhutla sejak dirinya masih berada di dalam pesawat.
"Itu asap dan bau asapnya itu sampai masuk ke dalam pesawat. Aku langsung otomatis pakai masker karena lama-lama gatal. Baru kelihatan lagi visible Kalimantan dari atas ketika mendekati ground, mendekat ke atap-atap (rumah), tapi sebelum itu benar-benar asap," tutur Sherina dalam video yang diunggahnya di Instagram, dikutip pada Kamis, 3 September 2026.
Ketebalan asap bahkan membuat jarak pandang terganggu. Kondisi tersebut dirasakan Sherina ketika pesawat mulai melakukan proses pendaratan di Palangka Raya.
"Susah gitu visibilitasnya dan ketika mulai descending untuk landing itu mulai tuh, mulai keruh sampai akhirnya enggak kelihatan apa-apa, dan itu bukan awan," sambungnya.
Setibanya di Palangka Raya, Sherina langsung menemui tim Dinas Kehutanan dan berkoordinasi dengan BKSDA Kalimantan Tengah. Ia kemudian ikut membantu proses pemadaman bara di kawasan Hiu Putih dan Taman Wisata Alam Galeget Tiawu selama kurang lebih satu jam.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bara api tidak kembali membesar dan memicu kebakaran yang lebih luas. Sherina pun turut melihat langsung kondisi kawasan yang terdampak bencana karhutla.
Selain turun ke lokasi pemadaman, Sherina juga menyambangi Universitas Palangka Raya yang turut terdampak kabut asap akibat karhutla. Bersama Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), ia ikut menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan tim yang masih berjibaku menangani kebakaran di lapangan.
Keterlibatan Sherina menjadi bentuk kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan sekaligus dukungan bagi para petugas dan relawan yang terus berupaya menangani karhutla di Kalimantan Tengah.