Melansir The Times of India, Yasutomo Ihara merupakan salah satu pemeran pengganti yang menghidupkan serial populer Power Rangers melalui karakter ikonik Green Ranger. Ia juga diketahui pernah tampil dalam Tensou Sentai Goseiger (2010) dan Kamen Rider OOO (2010).
Cedera dan Tekanan Finansial
Namun, Yasutomo Ihara mengalami cedera pada bagian lutut pada 2009. Hal tersebut membuatnya tidak bisa lagi bekerja sebagai pemeran pengganti.Tanpa pekerjaan tersebut, Yasutomo Ihara kesulitan mendapatkan penghasilan tetap hingga akhirnya terdesak oleh tekanan finansial yang kian menumpuk.
Jalan Pintas Mendanai Sekolah Seni Peran
Demi bisa kembali ke dunia hiburan, Yasutomo Ihara menyusun rencana untuk mendirikan sekolah seni peran. Namun, karena tidak memiliki modal, ia memilih jalan pintas yang melanggar hukum untuk mendanai cita-citanya.Yasutomo Ihara melancarkan serangkaian aksi pencurian di Prefektur Saitama, Jepang, antara akhir 2013 hingga 2014. The Mary Sue melaporkan bahwa ia menargetkan sedikitnya 43 rumah sebelum akhirnya ditangkap pihak berwenang pada 2014.
Baca Juga :
Afgan Pernah Lelah Bertahun-tahun Jadi Artis
Aksi Pembobolan Berjuluk "Spider-Man Thief"
Modus kejahatannya terbilang sangat rapi dan nekat. Kemampuan fisik yang dulu menjadikannya stuntman andalan beralih fungsi menjadi alat untuk membobol rumah.Yasutomo Ihara disebut dengan mudah memanjat dinding, tiang, hingga menyusup ke balkon lantai atas—titik masuk yang mustahil dijangkau pencuri biasa. Media Jepang pun menjulukinya sebagai "Spider-Man Thief".
Mantan stuntman Green Ranger itu mengaku telah mencuri barang-barang bernilai sekitar 8,2 juta yen (setara Rp1,3 miliar kala itu). Pada 2020, Yasutomo Ihara dijatuhi hukuman lima tahun penjara.
Kembali Viral dan Sisi Kelam Industri
Sejak beberapa waktu lalu, kisah Yasutomo Ihara kembali mencuat di media sosial setelah beberapa kreator konten, seperti Project Nightfall, mengulas kembali perjalanan hidupnya yang ironis dan tragis.
Ulasan tersebut menyoroti betapa tipisnya batas antara kedisiplinan dan keputusasaan di industri yang memuja bakat, tetapi minim memberikan kepastian jangka panjang.