Kiri: Theo Nugraha, kanan: Igor Cavalera (Foto: Instagram @theonugraha)
Kiri: Theo Nugraha, kanan: Igor Cavalera (Foto: Instagram @theonugraha)

Musisi Eksperimental asal Samarinda Ini Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura

Basuki Rachmat • 02 September 2026 14:16
Ringkasnya gini..
  • Theo Nugraha berkolaborasi dengan Igor Cavalera dalam album 4-way split Prosthetic Reality bersama Incapacitants dan Black Leather Jesus.
  • Prosthetic Reality menjadi rilisan fisik pertama Theo Nugraha bersama Igor Cavalera, dengan vinyl terbatas hanya 100 keping.
  • Sound artist asal Samarinda Theo Nugraha membawa namanya ke skena musik ekstrem dunia lewat kolaborasi lintas negara.
Jakarta: Kabar membanggakan datang dari Tanah Borneo. Sound artist atau musisi eksperimental independen asal Samarinda, Theo Nugraha, resmi merilis album 4-way split bertajuk Prosthetic Reality bersama Igor Cavalera, mantan drummer band thrash metal legendaris, Sepultura.

Rilisan ini menjadi kolaborasi lintas negara yang mempertemukan nama besar dari skena musik ekstrem dunia dengan seniman bunyi asal Indonesia. Bagi Theo, proyek tersebut juga menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya karyanya hadir dalam rilisan fisik bersama Igor Cavalera.

Tak hanya menggandeng Igor, Theo turut berkolaborasi dengan dua nama lain dari skena noise internasional, yakni unit hard noise asal Jepang, Incapacitants, serta Black Leather Jesus, kolektif harsh noise asal Amerika Serikat.

Eksperimen bunyi lintas benua tersebut dirilis melalui Drama Recorder, label independen yang berbasis di Spanyol. Rilisan ini juga semakin istimewa karena artwork albumnya digarap langsung oleh Theo Nugraha.
 
Tidak hanya menawarkan materi eksperimental, Prosthetic Reality juga hadir dalam format fisik dengan jumlah yang sangat terbatas. Album tersebut dirilis dalam format piringan hitam 12 inci yang hanya dicetak sebanyak 100 keping.

https://scontent-cgk2-1.cdninstagram.com/v/t51.82787-15/791388337_18613439320027398_5830268825899679729_n.webp?_nc_cat=104&ig_cache_key=Mzk3NTk5NjQ1NzIwMzIxMTM2NA%3D%3D.3-ccb7-5&ccb=7-5&_nc_sid=58cdad&efg=eyJ2ZW5jb2RlX3RhZyI6IkNBUk9VU0VMX0lURU0ueHBpZHMuMTA4MC5zZHIucmVndWxhcl9waG90by5DMyJ9&_nc_ohc=0-KF9Pp-_bkQ7kNvwFpLk9Z&_nc_oc=AdrMAyCKlmYtTZFgtIys410oRnR3KylziKyWVbUaXq-Oa6wNIhC2keuXQtYqdC6V7mk&_nc_ad=z-m&_nc_cid=0&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent-cgk2-1.cdninstagram.com&_nc_gid=mvT9nS2oCdgyqeFBZSq2SA&_nc_ss=7a22e&oh=00_AQIqsXSgoOnLAwTlCKf2V4q2txEHmSFJrGN99rvkgWvF-g&oe=6A9DB098

Setelah itu, rilisan fisik tersebut juga tersedia dalam format kaset pita dengan jumlah yang jauh lebih terbatas, yakni hanya 50 kopi. Jumlah produksi yang minim membuat Prosthetic Reality menjadi rilisan yang cukup eksklusif bagi para penikmat musik ekstrem dan kolektor musik fisik.

Bagi Sobat Medcom yang penasaran dengan kolaborasi Theo Nugraha bersama para pelaku skena musik ekstrem dunia, album Prosthetic Reality sudah dapat didengarkan sekaligus dibeli melalui Bandcamp Drama Recorder.
 


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA