Rapper Tupac Shakur (Foto: 2pac.com)
Rapper Tupac Shakur (Foto: 2pac.com)

Duane 'Keffe D' Davis Terbukti Bersalah dalam Pembunuhan Tupac Shakur

Rafi Alvirtyantoro • 01 September 2026 10:31
Ringkasnya gini..
  • Duane "Keffe D" Davis terbukti bersalah merencanakan pembunuhan rapper Tupac Shakur dan terancam hukuman penjara seumur hidup.
  • Putusan juri Las Vegas diambil usai memeriksa 27 saksi serta bukti keberadaan Davis di dalam mobil saat penembakan.
  • Sidang ini mengakhiri misteri pembunuhan Tupac Shakur dan Suge Knight yang terjadi di Las Vegas pada September 1996.
Jakarta: Duane “Keffe D” Davis terbukti bersalah atas keterlibatannya merencanakan pembunuhan rapper Tupac Shakur pada tahun 1996.

Duane “Keffe D” Davis terbukti secara sah melakukan pembunuhan terhadap Tupac Shakur menggunakan senjata mematikan dalam sidang di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pada Senin, 31 Agustus 2026, waktu setempat. Atas perbuatannya, pria berusia 63 tahun itu terancam dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Keputusan bersalah tersebut diambil juri setelah bermusyawarah kurang dari tiga jam, mengakhiri rangkaian persidangan yang berlangsung selama berpekan-pekan.

Reaksi Ruang Sidang dan Pernyataan Jaksa

Suasana haru mewarnai ruang sidang setelah vonis dibacakan. Adik kandung Shakur, Sekyiwa “Set” Shakur, tampak tak kuasa menahan air mata dan langsung memeluk tim jaksa penuntut. Sebaliknya, putra dari Davis terlihat tertunduk sembari menutup wajahnya.

Dalam pemaparan penutup, Kepala Deputi Jaksa Wilayah, Binu Palal, menegaskan bahwa Davis memang sengaja berburu Shakur dan pendiri label Death Row Records, Marion “Suge” Knight, usai keponakan Davis terlibat perkelahian dengan mereka pada malam kejadian.

"Dia (Duane “Keffe D” Davis) bertanggung jawab atas pembunuhan Tupac Shakur," tegas Binu Palal, dikutip dari AP News, pada Selasa, 1 September 2026.

"Tunjukkan bahwa Anda sependapat dengannya. Nyatakan dia bersalah,” tambahnya.

Peran Davis dalam Penembakan

Meski pengakuan Davis kerap berubah-ubah sepanjang kurun waktu berjalan, pihak jaksa menekankan fakta bahwa ia konsisten mengakui keberadaannya di dalam mobil Cadillac putih saat penembakan terjadi.

Walau bukan eksekutor yang menarik pelatuk, kedudukan Davis sebagai pimpinan geng membuat instruksinya dituruti oleh para pemuda yang berada di dalam mobil, termasuk keponakannya sendiri.

Di sisi lain, pengacara pembela Michael Sanft menguji kesaksian tersebut dengan mempertanyakan keberadaan bukti riil yang menunjukkan apakah kliennya pernah memberi perintah serupa sebelum atau sesudah insiden itu.

Jalan Panjang Peradilan

Proses peradilan ini menjadi akhir dari pengungkapan misteri kematian Tupac Shakur yang bertahun-tahun menyita perhatian publik. Musisi yang dinobatkan sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah musik hip-hop tersebut dihujani tembakan saat berada di dalam mobilnya bersama Suge Knight di persimpangan lampu merah Las Vegas pada 7 September 1996.

Tupac Shakur akhirnya meninggal dunia enam hari pasca-insiden, yakni pada 13 September 1996. Sementara itu, Suge Knight dinyatakan selamat meski mengalami luka tembak.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA