Lagu "Percuma" diciptakan oleh Mahalini bersama Mohammed Kamga dan Martinus Tintin. Lagu ini sebelumnya pernah dibawakan oleh Anggis Devaki dan Betrand Putra Onsu, yang dirilis pada 27 Juni 2025.
Namun, ketika Mahalini merilis kembali lagu ciptaannya tersebut, sejumlah pihak mempermasalahkannya. Beberapa warganet menilai jeda waktu antara perilisan versi Anggis dan Betrand dengan versi Mahalini terbilang cukup dekat.
Kritik Warganet
Berbagai komentar negatif mewarnai kolom komentar akun TikTok milik Mahalini.“Logika aja ngapain dia nyiptain lagu untuk orang kalau dia rilis lagunya juga hahaha, keliatan banget egoisnya, lain kali kalau mau ciptain lagu gausa dijual ke orang, nyanyiin aja sendiri,” tulis salah satu warganet.
Seorang warganet bahkan membandingkan sikap Mahalini dengan musisi senior Melly Goeslaw, yang dikenal sering menciptakan lagu untuk penyanyi lain.
“Coba belajar dari teh Melly lin, dia ciptain lagu, tapi ga pernah nyanyiin lagi,” tulis warganet tersebut.
Komentar tersebut langsung mendapatkan balasan menohok dari Mahalini.
“Lalu bagaimana pencipta lain yg merilis ulang juga lagunya sendiri, berarti mereka juga salah kah di mata kakaknya? (nanya pake notasi percuma)” tulis Mahalini.
Baca Juga :
Lirik Lagu Percuma - Mahalini dan Maknanya
Penjelasan Hukum dan Kontrak
Istri dari Rizky Febian ini menegaskan bahwa setiap pencipta lagu memiliki hak penuh untuk merilis lagu ciptaannya kapan saja, selama sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.“Lagu ini memang kontraknya hanya setahun dan sebelum rilis sudah dibicarakan tentang legalitas dan sudah dikasih tau ke penyanyi sebelumnya juga kok,” tegas Mahalini.
Ia juga memastikan bahwa langkah perilisan ulang lagu "Percuma" tidak menyalahi aturan hukum maupun kesepakatan antarpihak.
“Namun tentang berita di luar sana yang beredar aku kurang tau itu kebenarannya, yang aku tau hanya hal ini sudah dipastikan tidak keliru secara hukum dan tidak ada miss pemberitahuan. terima kasih,” lanjutnya.
Dalam tanggapan lainnya, Mahalini kembali menjelaskan bahwa label musik yang sebelumnya menaungi lagu tersebut hanya memiliki hak eksklusif selama satu tahun dan bukan merupakan sistem beli putus. Hal itu memberikan hak sah bagi Mahalini untuk merilis ulang lagunya setelah masa kontrak berakhir.
“Betul kak hanya setahun tidak beli putus,” tulis Mahalini saat membalas komentar warganet.

(Balasan Komentar Mahalini tentang Lagu "Percuma", Dok. TikTok/
mahaliniiraharja)
Dukungan untuk Mahalini
Di tengah gelombang kritik, tidak sedikit warganet yang membela aksi Mahalini. Mereka menganggap hal tersebut lazim dilakukan oleh para pencipta lagu di industri musik.“Banyak artis yang kaya lini menciptakan lagu tapi mereka juga nyanyiin sendiri. kenapa pusing sih ya ampun hati kalian sibuk ngurusin karir orang. yang ga etis itu kalian cuma bisa rebahan di rumah tp ngatur org yang punya karir hebat,” tulis warganet lainnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda