Somasi Akun X
Salah satu pihak yang bakal dijatuhi somasi adalah akun X @patriarkibasi. Sebelumnya, akun tersebut kedapatan mengunggah rekaman film Harusnya Horror yang tengah diputar di bioskop, lengkap dengan tulisan bernada hinaan.Reza Arap mengatakan bahwa pemilik akun tersebut telah melakukan dua pelanggaran sekaligus secara sengaja, termasuk melakukan pembajakan film di media sosial. Hal ini membuatnya tegas akan menempuh jalur hukum.
“Mengunggah spoiler dan pembajakan secara sadar, ketik caption dengan bernada hinaan secara sadar, bahkan setelahnya bilang terima kasih karena tweet-nya jadi ramai. Saya akan menempuh jalur hukum, dan melayangkan somasi terhadap akun X @patriarkibasi,” kata Reza Oktovian dalam keterangan resminya.
Menjaga Warisan Almarhumah
Ia juga merasa tersinggung karena pemilik akun menjadikan adegan tersebut sebagai bahan tertawaan dan olokan. Menurutnya, adegan yang diunggah memiliki nilai sakral dan emosional karena didasari kenangan pribadi serta kebiasaan interaksinya bersama almarhumah Lula Lahfah.“Di luar dari pembajakan, dia tertawa dan menghina tanpa memikirkan perasaan orang lain. Dia tidak tahu seberapa sakral adegan yang dia unggah, dan yang saya lakukan di adegan tersebut tidak berdasarkan apapun, selain karena saya sering melakukan itu ke almarhumah Lula Lahfah,” ucap Reza.
Ia menegaskan bahwa film Harusnya Horror merupakan warisan yang ditinggalkan oleh Lula Lahfah sebelum meninggal dunia. Oleh karena itu, Reza Arap tidak akan segan memberikan teguran dan meminta pertanggungjawaban kepada pelaku pembajakan film tersebut.
“Film ini menjadi legacy dari almarhumah Lula Lafhah, jadi kalau ada pembajak yang secara sadar menyebarkan dan melakukan penghinaan, saya tidak segan-segan untuk menegur dan meminta pertanggung jawaban,” jelasnya.
Ketentuan Hukum Rumah Produksi
Pihak rumah produksi Ess Jay Pictures sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan keras terkait larangan merekam layar bioskop dan mendistribusikan cuplikan adegan film ke media sosial. Tindakan tegas melalui jalur hukum akan diberlakukan kepada para pelaku pembajakan atas kerugian yang ditimbulkan.Harusnya Horror merupakan film yang menjadi debut Reza “Arap” Oktovian sebagai sutradara, tayang di bioskop mulai 20 Agustus 2026. Selain mengarahkan, Reza Arap turut membintangi film tersebut bersama Lula Lahfah dan anggota Marapthon, yakni Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), serta Teguh Prakoso (Tepe).
Film Harusnya Horror menceritakan sosok setan wibu yang minder dan mendapat tugas dari akhirat untuk menakut-nakuti 100 ribu manusia, padahal ia sendiri takut kepada manusia. Demi ambisinya, ia terpaksa bergabung dengan para kreator konten horor gadungan, hingga akhirnya harus memilih antara mengejar keinginannya atau menyelamatkan keluarga satu-satunya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda