John Galliano mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara Met Gala yang berniat mengangkat karya-karyanya dalam pameran mendatang, khususnya kepada Anna Wintour. Namun, setelah merenungkan dan berdiskusi secara mendalam, ia memutuskan untuk tidak melanjutkan pameran tersebut.
“Dengan berat hati saya memutuskan bahwa langkah terbaik adalah tidak melanjutkan pameran ini untuk saat ini,” tulis John Galliano dalam keterangan resminya.
Meski begitu, ia merasa bersyukur atas kepercayaan, kepedulian, dan dedikasi yang diberikan oleh seluruh pihak. Ia mengaku terharu ketika karyanya sempat dipertimbangkan sebagai tema pameran.
“Mendapati perjalanan kreatif saya dipertimbangkan oleh sebuah institusi yang telah saya kagumi sepanjang hidup membuat saya tersentuh lebih dari apa yang dapat saya ungkapkan,” tulis John.
Pertanggungjawaban atas Masa Lalu
Perancang busana tersebut menegaskan bahwa dirinya tetap bertanggung jawab penuh atas rasa sakit yang ditimbulkan oleh ucapannya di masa lalu, termasuk luka yang ia torehkan pada komunitas Yahudi dan Asia.“Saya sungguh-sungguh memohon maaf. Saya menyadari bahwa penyesalan yang bermakna tidak cukup diwujudkan melalui sebuah pameran, pengakuan kelembagaan, ataupun gestur publik semata,” tulis John.
Menurutnya, pemulihan atas kesalahan tersebut merupakan tanggung jawab berkelanjutan yang harus dibuktikan lewat proses mendengarkan, belajar, dan bersikap dari waktu ke waktu.
Tanggapan Museum dan Anna Wintour
Sementara itu, Direktur sekaligus CEO Metropolitan Museum of Art, Max Hollein, mengonfirmasi pembatalan Galliano sebagai tema pameran Met Gala 2027.“Setelah diskusi mendalam bersama John Galliano, kami sepakat untuk tidak melanjutkan rencana pameran tersebut,” ungkap Max Hollein, dikutip dari The Guardian, pada Selasa, 1 Oktober 2026.
Anna Wintour selaku perwakilan dari Met Gala menyampaikan bahwa keputusan Galliano merupakan langkah yang sangat berani dan menggambarkan kedewasaan sikapnya.
“Saya percaya ini adalah keputusan yang tepat, dan ia beserta pihak museum mendapatkan dukungan penuh dari saya,” tutur Anna Wintour.
Baca Juga :
Pemakaman Dolly Parton Digelar Tertutup
Gelombang Penolakan dan Kecaman
Sebelumnya, keputusan museum untuk memberikan penghormatan kepada John Galliano memicu kontroversi dan gelombang kecaman. Hal ini mengingat sang perancang busana pernah dijatuhi hukuman atas tindak pidana kebencian oleh pengadilan Prancis pada 2011 menyusul serangkaian pernyataan rasis dan antisemit.Pernyataan yang berujung pada vonis tersebut juga membuat dirinya dipecat dari jabatan direktur kreatif rumah mode ternama, Christian Dior.
The New York Times melaporkan bahwa gelombang penolakan terhadap rencana pameran Galliano terus menguat dalam beberapa hari terakhir di kalangan tokoh masyarakat Yahudi di Kota New York dan wilayah lainnya.
Surat kabar tersebut juga membeberkan bahwa sejumlah donor telah menghubungi jajaran eksekutif Met Gala dan mengancam akan membatalkan donasi jika pameran tetap berjalan sesuai rencana.
Ketua Dewan Kota New York, Julie Menin, pun turut melayangkan surat kepada pimpinan Met yang menilai keputusan menghormati John Galliano sebagai sebuah kekeliruan, serta mendesak lembaga tersebut untuk mempertimbangkannya kembali.