Kabar pemakaman tersebut disampaikan oleh keponakan Dolly, Lainey Parton, melalui unggahan Instagram pada Sabtu (29/8). Ia mengungkapkan bahwa sang bibi, yang akrab ia panggil “Aunt Granny”, telah dimakamkan sehari sebelumnya.
Kenang Sosok Dolly sebagai “Aunt Granny”
Lainey mengaku tak mudah baginya untuk membagikan kabar tersebut. Ia memilih menunggu hingga proses pemakaman selesai sebelum mencoba mengungkapkan perasaannya atas kepergian sang legenda.
“Ini adalah unggahan yang sangat sulit untuk aku buat. Aku ingin menunggu sampai granny-ku dimakamkan kemarin sebelum mencoba menuangkan semua ini ke dalam kata-kata,” tulisnya via akun @thelaineyparton.
Dalam unggahannya, Lainey mengenang Dolly sebagai sosok yang selalu memberikan dukungan dan membuatnya percaya pada diri sendiri sejak kecil.
“Sejak kecil, granny-ku selalu punya cara untuk membuatku merasa bahwa aku sudah cukup. Dia tidak pernah membuat mimpiku terasa terlalu besar atau membuatku merasa tidak mampu melakukan sesuatu. Dia percaya padaku bahkan sebelum aku tahu bagaimana caranya percaya pada diriku sendiri,” kenang Lainey.
Ia bahkan mengaku tidak bisa mengingat satu pun kenangan buruk bersama Dolly.
“Kebanyakan orang mungkin punya setidaknya satu kenangan buruk dengan setiap anggota keluarganya. Tapi sejujurnya, aku tidak bisa memikirkan satu pun kenangan buruk bersamanya,” tambahnya.
Lainey juga menyinggung kedekatan Dolly dengan keluarga besarnya. Meski tidak memiliki anak sendiri, Dolly disebut selalu memperlakukan keponakan-keponakannya seperti anaknya sendiri.
“Karena dia tidak bisa memiliki anak sendiri, dia selalu membuat kami merasa seperti anak-anaknya. Dia mencintai kami seperti itu, dan aku akan selamanya bersyukur,” ungkapnya.
Akan Selalu Merindukan Sosok Dolly
Kepergian Dolly masih terasa sulit dipercaya bagi Lainey. Ia mengaku akan merindukan berbagai hal dari sang bibi, termasuk suara, tawa, pelukan, hingga panggilan telepon dini hari yang dulu kerap diterimanya.“Sampai sekarang rasanya masih tidak nyata bahwa dia sudah pergi. Aku akan merindukan suaranya, tawanya, pelukannya, dan sekadar mengetahui bahwa dia selalu ada. Aku bahkan akan merindukan teleponnya pukul 4 pagi. Aku rela melakukan apa saja hanya untuk melihat namanya muncul lagi di layar ponselku,” harap sang keponakan.
Ia pun menutup pesannya dengan ungkapan penuh rasa terima kasih kepada Dolly.
“Aku merasa sangat beruntung bisa memanggilnya nenekku. Terima kasih karena selalu percaya padaku, mencintaiku, dan membuatku merasa bisa melakukan apa saja. Aku mencintaimu, Granny. Selalu,” pungkasnya.
Dimakamkan di Lokasi Makam Suami
Dolly Parton dimakamkan di Woodlawn Memorial Park, Nashville. Lokasi tersebut juga menjadi tempat peristirahatan terakhir sejumlah legenda musik country, seperti Porter Wagoner, George Jones, dan Tammy Wynette.Suami Dolly selama hampir 60 tahun, Carl Dean, juga telah dimakamkan di tempat yang sama setelah meninggal dunia tahun lalu.
Kepergian Dolly turut meninggalkan duka bagi banyak musisi, termasuk putri baptisnya, Miley Cyrus. Miley membagikan penghormatan pribadi untuk sang “Aunt Dolly” dan memilih menyimpan sebagian kenangan mereka sebagai sesuatu yang hanya diketahui oleh keluarga.
Sejumlah Musisi Beri Penghormatan
Sejumlah musisi juga memberikan penghormatan kepada Dolly lewat penampilan mereka di atas panggung. Kacey Musgraves membawakan “Here You Come Again” di Boston, Amerika Serikat, sementara Maisie Peters menyanyikan lagu yang sama di Reading Festival, Inggris.Sementara itu, Jack White membawakan “Jolene” dalam konsernya di London, sedangkan Orville Peck menyanyikan “I Will Always Love You”.
Olivia Rodrigo juga turut memberikan penghormatan kepada Dolly dengan mendedikasikan penampilannya bersama Sarah McLachlan di festival Daisy Chain Fields untuk sang legenda country.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)