Ruben Onsu (Foto: Instagram @ruben_onsu)
Ruben Onsu (Foto: Instagram @ruben_onsu)

Ruben Onsu Disebut Keluarkan Rp11,1 Miliar untuk Bangun Rumah Impian Sarwendah

Basuki Rachmat • 21 Juli 2026 16:13
Ringkasnya gini..
  • Kuasa hukum Ruben Onsu mengungkap rumah di Cilandak dibeli atas nama Ruben dan direnovasi menggunakan pinjaman bank senilai Rp10,1 miliar.
  • Menurut Minola Sebayang, Ruben telah mengeluarkan sekitar Rp11,1 miliar untuk pembangunan rumah, termasuk puluhan kali transfer kepada ayah Sarwendah.
  • Hingga kini, pihak Sarwendah belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan kuasa hukum Ruben Onsu terkait polemik kepemilikan rumah tersebut.
Jakarta: Polemik pascacerai antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, membeberkan kronologi kepemilikan rumah mewah mereka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang belakangan menjadi sorotan publik.
 
Menurut Minola, rumah tersebut awalnya dibeli Ruben Onsu dalam kondisi lunas saat keduanya masih berstatus suami istri. Ia menegaskan sertifikat rumah itu juga telah dibaliknamakan atas nama Ruben.
 
"Rumah tersebut pertama kali dibeli oleh Ruben Onsu ketika masih terikat dalam perkawinan dengan S. Rumah itu dibeli oleh Ruben dan sertifikatnya juga sudah balik nama atas nama Ruben Onsu," ujar Minola Sebayang, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa, 21 Juli 2026.

Minola menjelaskan, rumah yang dibeli Ruben saat itu masih berupa bangunan lama. Namun, berdasarkan penuturan kliennya, Sarwendah menginginkan rumah tersebut direnovasi secara menyeluruh.
 
"Dulu rumah tua yang dibeli. Kemudian, atas permintaan S, rumah tersebut ingin diperbaiki dan direnovasi. Rumah lamanya dihancurkan lalu dibangun kembali," lanjutnya.
 
Untuk membiayai pembangunan tersebut, Minola mengatakan Ruben mengajukan pinjaman bank senilai Rp10,1 miliar. Dana itu disebut digunakan untuk membayar biaya kontraktor dan proses pembangunan rumah.
 
Menurut Minola, meski kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut merupakan keluarga Sarwendah, seluruh pembayaran tetap dilakukan oleh Ruben. Ia juga mengungkapkan bahwa Ruben secara berkala mentransfer dana kepada ayah Sarwendah sebagai bagian dari pembayaran proyek tersebut.
 
"Ruben mendapatkan pinjaman sebesar Rp10,1 miliar untuk membiayai kontraktor dan pembangunan rumah. Meski kontraktornya adalah keluarga Sarwendah, seluruh pembayaran tetap dilakukan oleh Ruben," ujarnya.
 
Minola menambahkan, kliennya telah melakukan 46 kali transfer senilai Rp250 juta ke rekening ayah Sarwendah. Dengan demikian, total biaya yang dikeluarkan untuk proyek pembangunan rumah tersebut disebut mencapai sekitar Rp11,1 miliar.
 
Di sisi lain, Minola mengakui pembayaran kredit rumah saat ini mengalami kendala. Ia menyebut Ruben selama ini menanggung cicilan sebesar Rp379 juta setiap bulan.
 
"Posisi kreditnya saat ini memang sedang tidak lancar. Ruben selama ini membayar cicilan KPR sebesar Rp379 juta per bulan. Namun, kami maupun Ruben belum pernah menerima pemberitahuan resmi dari pihak bank bahwa aset tersebut akan dilelang," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Minola menyebut kondisi keuangan Ruben belakangan cukup berat karena masih harus menanggung berbagai kewajiban finansial, mulai dari cicilan rumah, biaya kartu kredit,hingga kebutuhan anak-anak yang nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah setiap bulan.
 
Menurutnya, keputusan Ruben menunda sejumlah kewajiban finansial, termasuk pembayaran nafkah anak, dilakukan sebagai upaya mendorong tercapainya kesepakatan yang dinilai lebih adil terkait pola pengasuhan anak serta transparansi rincian pengeluaran dari mantan istrinya tersebut.
 
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sarwendah terkait pernyataan yang disampaikan kuasa hukum Ruben Onsu tersebut.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA