Bruce Willis (Foto: Instagram @demimoore)
Bruce Willis (Foto: Instagram @demimoore)

Keluarga Siap Donasikan Otak Bruce Willis untuk Penelitian Demensia

Elang Riki Yanuar • 29 November 2025 19:35
Jakarta: Pihak keluarga akan mendonasikan otak Bruce Willis sebagai kontribusi penelitian ilmiah di masa depan. Aktor Die Hard ini mengidap afasia dan demensia frontotemporal (FTD) sejak tahun 2022. Gangguan yang memengaruhi kemampuan otaknya untuk berbicara dan mengingat membuat Bruce harus pensiun dari dunia akting. 
 
Keputusan ini disampaikan oleh istri Bruce, Emma Heming Willis, dalam sebuah kalimat dari bukunya berjudul The Unexpected Journey: Finding Strength, Hope, and Yourself on the Caregiving Path. Alasan di balik pilihan ini bukanlah keputusasaan, melainkan bentuk kontribusi terhadap penelitian neurologis. 
 
"Kami akan mendonasikan otak Bruce kepada ilmu pengetahuan setelah kematiannya," ungkap Emma.

Dalam paragraf tersebut, ia juga membeberkan bahwa keputusan ini sudah dipikirkan secara matang. Sebagai keluarga, mereka iba melihat kondisi Bruce yang secara fisik baik-baik saja tapi terus-menerus dikhianati otaknya. Ia bahkan menulis, “Apa yang tersisa dari Bruce Willis hanyalah tubuh yang masih berfungsi dan pikiran yang semakin melemah.”
 
 
Peneliti meyakini bahwa donasi otak dapat membuka pemahaman baru mengenai perubahan biologis yang terjadi pada FTD, mulai dari penumpukan protein abnormal, mutasi genetik, hingga perubahan struktural otak. Pemahaman mendalam seperti ini dinilai penting karena banyak aspek FTD masih belum dapat diamati melalui metode medis non-invasif.
 
Keputusan ini merupakan wujud harapan keluarga untuk mengubah situasi yang menyakitkan menjadi warisan bermakna bagi ilmu pengetahuan dan generasi pasien berikutnya. Mereka juga berharap langkah ini dapat meningkatkan kesadaran global tentang demensia frontotemporal.
 
Pada tahun 2022, Bruce Willis didiagnosis mengidap afansia yang menyerang kemampuan kognitifnya untuk berbicara sehingga ia memutuskan untuk pensiun dari dunia akting. Setahun kemudian, penyakitnya berubah menjadi demensia frontotemporal (FTD) yang tak hanya menyerang kognitif, tapi juga memengaruhi perilaku serta kepribadian penderita.
 
Hingga hari ini, Bruce Willis sudah tak bisa berbicara, membaca, atau bergerak sendiri. Ia berusia 70 tahun dan tinggal di rumah yang berbeda untuk menerima perawatan 24 jam dari spesialis. 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan