Pengakuan Bersalah dan Keringanan Hukuman
Kuasa hukum Britney Spears, Michael Goldstein, hadir dalam persidangan pada Senin, 4 Mei 2026, waktu setempat. Kehadirannya bertujuan untuk menyampaikan pernyataan bersalah dari kliennya atas kasus yang menjeratnya tersebut.Goldstein menyatakan bahwa Spears bertanggung jawab penuh atas tindakannya. Ia menyebut pihak jaksa setempat telah memberikan keringanan hukuman setelah kliennya menunjukkan itikad baik dengan mengambil langkah-langkah positif pasca-insiden.
"Melalui pengakuan bersalah hari ini, Britney telah bertanggung jawab penuh atas tindakannya. Ia telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk melakukan perubahan positif, yang tercermin dari keputusan Jaksa Wilayah Ventura County untuk meringankan dakwaan dan membatalkan tuntutan DUI,” kata Michael Goldstein, dikutip dari BBC, pada Rabu, 6 Mei 2026.
Masa Percobaan dan Rehabilitasi
Pasca-insiden tersebut, Britney Spears dilaporkan telah mendaftarkan diri ke pusat rehabilitasi. Pihak perwakilannya menegaskan bahwa kejadian itu merupakan tindakan yang "sama sekali tidak dapat dibenarkan".Sebagai konsekuensi hukum, Spears akan menjalani masa percobaan selama 12 bulan. Ia juga diwajibkan mengikuti kelas edukasi DUI serta membayar sejumlah denda dan biaya perkara.
Menurut kantor Kejaksaan Wilayah, prosedur ini merupakan protokol standar bagi terdakwa yang tidak memiliki riwayat DUI sebelumnya, tidak terlibat kecelakaan yang menyebabkan cedera, serta memiliki kadar alkohol dalam darah yang tergolong rendah.
Kronologi Penangkapan di Ventura
Sebelumnya, Britney Spears ditangkap di Ventura, California, atas dugaan mengemudi di bawah pengaruh kombinasi alkohol dan obat-obatan. Berdasarkan catatan Kepolisian Ventura, Spears diamankan pada Rabu, 4 Maret 2026, waktu setempat. Melansir laporan People, ia kemudian dibebaskan keesokan harinya.Penangkapan tersebut tercatat dengan status cite and release (pemanggilan dan pembebasan) tanpa masa penahanan lama. Pihak kepolisian Moorpark Area mengonfirmasi bahwa insiden ini bermula dari laporan warga mengenai sebuah mobil BMW 430i hitam yang melaju ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi.
Petugas Informasi Publik, Ryan Ayers, menyatakan bahwa saat dihentikan, Spears yang berkendara sendirian menunjukkan gejala mabuk. Setelah menjalani serangkaian tes kesadaran di lokasi, ia dinyatakan melanggar kode kendaraan California terkait mengemudi di bawah pengaruh zat terlarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News