Komika Pandji Pragiwaksono (Foto: Instagram/pandji.pragiwaksono)
Komika Pandji Pragiwaksono (Foto: Instagram/pandji.pragiwaksono)

Admin YouTube Pandji Pragiwaksono Ikut Diperiksa Polisi Terkait Lawakan Suku Toraja

Basuki Rachmat • 20 Februari 2026 15:43
Ringkasnya gini..
  • Pandji Pragiwaksono terseret kasus dugaan ujaran SARA, Dittipidsiber periksa admin YouTube-nya.
  • Materi lama Pandji soal Toraja viral lagi, picu laporan Aliansi Pemuda Toraja ke Bareskrim.
  • Selain proses hukum, Pandji jalani sidang adat di Tana Toraja dan terima sanksi adat.
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri terus bergerak mendalami kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA yang menyeret nama komika senior, Pandji Pragiwaksono. Kasus yang bermula dari materi stand-up comedy bertajuk Mesakke Bangsaku ini kini memasuki babak baru dengan pemeriksaan saksi kunci.
 
Penyidik diketahui telah memeriksa saksi berinisial SB, yang merupakan sosok di balik layar sekaligus admin kanal YouTube resmi milik Pandji. Pemeriksaan ini difokuskan pada konten video penampilan Pandji yang diduga mengandung unsur penghinaan terhadap masyarakat suku Toraja.
 
Dalam pemeriksaan yang berlangsung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, SB yang telah bekerja sebagai editor Pandji sejak 2019 dicecar sebanyak 33 pertanyaan oleh penyidik.

Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji menjelaskan bahwa SB berperan penuh dalam proses teknis unggahan konten yang tayang pada 8 Juni 2021 tersebut. Namun, seluruh proses kreatif berada di bawah kendali sang komika.
"Berdasarkan keterangannya, terkait proses editing video, pemberian narasi dan deskripsi pada konten video, serta jadwal waktu unggahannya semuanya dilakukan oleh saudara SB berdasarkan atas perintah dan arahan dari saudara Pandji Pragiwaksono," ungkap Himawan Bayu Aji, dikutip dari Metrotvnews.com pada Jumat, 20 Februari 2026.

Berawal dari Materi Lawas yang Viral Kembali

Kasus ini mencuat setelah Aliansi Pemuda Toraja melaporkan Pandji menyusul viralnya kembali materi komedi tahun 2013 di media sosial. Materi tersebut dinilai merendahkan adat dan tradisi sakral suku Toraja, sehingga memicu keresahan besar di kalangan masyarakat setempat.
 
​Meskipun laporan hukum tetap berjalan, Pandji sendiri diketahui telah menunjukkan itikad baik dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Toraja.
 
Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, Pandji Pragiwaksono bahkan telah menjalani Sidang Adat Toraja di Tongkonan Layuk Kaero, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, pada Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam persidangan tersebut, majelis adat menjatuhkan sanksi adat sebagai upaya pemulihan atas kegelisahan masyarakat. Pandji diwajibkan menyerahkan satu ekor babi serta lima ekor ayam dengan warna bulu yang berbeda-beda, sesuai dengan ketentuan hukum adat setempat yang berlaku.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA