Betrand Peto dilaporkan seorang perempuan berinisial ANW atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual akhir pekan kemarin. Pelapor mengaku mendapat tindakan kekerasan dan pelecehan ketika berada di tempat karaoke bersamai anak angkat Ruben Onsu itu.
Didampingi kuasa hukumnya, artis yang akrab disapa Onyo itu membantah tuduhan itu. Mereka juga menegaskan Onyo tidak dalam pengaruh minuman keras ketika bertemu dengan pelapor.
"Onyo tidak dalam pengaruh alkohol. Onyo cuma konsen bernyanyi dan makan sama teman-teman," kata Koko Joseph Irianto selaku pengacara.
Betrand sendiri menjelaskan alasan dirinya berada di lokasi. Kedatangannya ke lokasi bukan untuk melakukan aktivitas seperti yang kemudian dituduhkan, melainkan sekadar menghabiskan waktu bersama teman setelah menyelesaikan pekerjaan.
"Aku datang ke situ karena emang pengen karaokean sama teman-teman habis pulang syuting. Nyanyi-nyanyi lah, ada video-videonya kita nyanyi," kata Betrand.
Menurut Betrand, aktivitasnya di dalam ruangan saat itu lebih banyak diisi dengan bernyanyi dan makan bersama teman-temannya. Dia membantah melakukan tindakan seksual terhadap perempuan yang kemudian melaporkannya.
"Tidak ada melakukan hal-hal pelecehan seksual," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Onyo juga menceritakan bahwa dirinya sempat melihat seorang perempuan menangis. Dia mengaku bertanya mengenai alasan perempuan tersebut menangis, tetapi tidak mendapatkan jawaban.
"Aku pun bertanya kepada perempuannya, kenapa bisa nangis? Dia enggak ada jawab sama sekali," ungkap Betrand.
Baca Juga :
Betrand Peto Akhirnya Buka Suara soal Dugaan Pelecehan Seksual: “Aku Tidak Melakukan Itu”
Situasi kemudian disebut memanas setelah seorang perempuan lain datang menghampiri Betrand dan menarik baju serta tangannya. Betrand mengatakan dirinya tidak membalas dan hanya meminta perempuan tersebut menanyakan persoalan kepada temannya.
Keributan kemudian terjadi antara perempuan tersebut dan teman Betrand. Menurut Betrand, dia justru meminta temannya menghentikan pertengkaran sebelum petugas keamanan memisahkan mereka.
"Aku sudah bilang sama temanku, 'Udah, enggak usah berantem'. Akhirnya dipisahkan sama orang yang jaga di sana," tuturnya.
Setelah keributan selesai, Betrand mengaku kembali duduk di sofa. Dia juga membantah tudingan bahwa dirinya melakukan tindakan seksual, termasuk tuduhan mengenai pemaksaan dan bekas luka yang dikaitkan dengan perkara tersebut.
"Itu enggak ada, tidak benar. Pelecehan saja tidak ada, apalagi mengarah ke bekas cupang, pasti tidak ada," tegasnya.
Betrand menegaskan dirinya siap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Dia juga meminta agar keterangannya tidak ditambah-tambahkan karena ingin menyampaikan apa yang benar-benar dia alami pada malam tersebut.
"Aku enggak akan tambah-tambahin kata-kata atau cerita, karena dari diriku sendiri aku enggak mungkin melakukan itu," tutupnya.