Awkarin (Foto: Instagram/narinkovilda)
Awkarin (Foto: Instagram/narinkovilda)

Polemik Aa Juju dan Awkarin Memanas, Klarifikasi soal Sindiran “Ani-Ani Tua”

Basuki Rachmat • 13 Oktober 2026 23:09
Ringkasnya gini..
  • Aa Juju jadi sorotan usai chat berisi sindiran 'ani-ani tua' yang diduga untuk Awkarin viral. Awkarin pun merespons keras sindiran tersebut.
  • Melalui Threads, Aa Juju membantah sindiran itu untuk Awkarin. Ia menyebut tangkapan layar chat itu dipotong dan ditujukan untuk orang lain.
  • Perselisihan bermula saat Awkarin kurang nyaman dengan DM Aa Juju yang bernada sarkas saat memintanya bahas isu karhutla Kalimantan.
Jakarta: Selebgram sekaligus kreator konten kuliner dan perjalanan, Julian atau yang akrab disapa Aa Juju, akhirnya buka suara setelah namanya menjadi perbincangan di media sosial. Ia ramai disorot usai tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan dirinya dan menyinggung selebgram Awkarin beredar luas di dunia maya.

Polemik ini bermula ketika sebuah pesan yang diunggah Aa Juju di media sosial memuat kalimat bernada sindiran tentang sosok perempuan yang disebut sebagai “ani-ani tua” dan baru mengenal Jakarta. Pesan tersebut kemudian diunggah ulang oleh Awkarin hingga memicu beragam reaksi dari warganet.

Dalam tangkapan layar yang beredar, Aa Juju menuliskan komentar yang menyebut sosok tersebut masih memiliki pola pikir seperti anak SMA, tidak peka terhadap situasi, serta diduga ingin mencari perhatian. Awkarin kemudian merespons pesan tersebut melalui Instagram Story pada Senin, 12 Oktober 2026.

Merasa tersinggung dengan sindiran tersebut, Awkarin membalas dengan pernyataan bernada keras. Ia menegaskan bahwa dirinya lahir dan besar di Jakarta Selatan, sekaligus melontarkan sindiran balik kepada Aa Juju.

“Ani-ani, elu yang dari kampung se*an, gue born and raised di Jakarta Selatan dasar bl melepuh,” tulis Awkarin.
 
841317089_17879683392629086_1602776698905957665_n(1)


Tak lama kemudian, Aa Juju memberikan klarifikasi melalui akun Threads pribadinya pada hari yang sama. Ia menegaskan bahwa pesan yang beredar telah dipotong sehingga konteks percakapan menjadi tidak utuh.

“Enggak anj*rrr bukan gitu, orang gila kali gue, gue aja mau jadi dia, sering gue mention di podcast, enggak full itu,” tulis Aa Juju.
 

Ia mengaku terkejut ketika mengetahui percakapan tersebut tersebar luas. Aa Juju bahkan menyebut dirinya sampai membaca ulang pesan itu untuk memastikan kapan percakapan tersebut berlangsung.

“Sampai baca berulang-ulang, itu sampai kaget sendiri, sampai gue cari kapan,” ungkapnya.

Aa Juju juga membantah bahwa sindiran mengenai sosok yang dianggap mencari perhatian tersebut ditujukan kepada Awkarin. Menurutnya, percakapan itu membahas orang lain dan bukan selebgram yang kini terlibat dalam polemik tersebut.

“Ya kali an*, gue ngatain dia pansos. Itu gue sarkas. DM-annya bukan baru-baru ini kok,” lanjutnya.

Ia kemudian memperjelas maksud pesannya dan menyayangkan penyebaran tangkapan layar yang dinilai tidak menampilkan percakapan secara lengkap.

“Nah gue ngatainnya si ani-ani tua yang lagi pansosnya bukn si Awknya,” tulis Aa Juju.

“Gue aja kaget sendiri kalau gue ngetik begitu. Parah lo men yang share-share setengah-setengah,” tutupnya.

 

Awal Perselisihan Aa Juju dan Awkarin


Sebelum tangkapan layar tersebut ramai beredar, Aa Juju diketahui sempat mengirimkan pesan langsung atau DM kepada Awkarin. Dalam pesan itu, ia meminta Awkarin mengunggah ulang informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan agar isu tersebut mendapat perhatian lebih luas.

Namun, Awkarin mengaku tidak nyaman dengan cara Aa Juju menyampaikan pesannya. Ia menilai gaya komunikasi tersebut terkesan menyindir dan menghakimi, terlebih keduanya tidak memiliki hubungan personal.

Awkarin juga menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan bencana yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, kepedulian seseorang tidak selalu harus ditunjukkan melalui unggahan di media sosial.

“Sumpah, ini orang kenapa dah? Ngingetin tapi sarkas. wkwkwkw. Aneh banget, kenal juga kagak, gaya banget kayak udah ngapain aja,” tulis Awkarin.

“Enggak ada satu issue Indonesia gue up, dari mana? Siapa bilang sih gua enggak bantu,” lanjutnya.

Perselisihan Aa Juju dan Awkarin tersebut kemudian memicu perdebatan di kalangan warganet. Selain memperbincangkan hubungan keduanya, polemik ini turut memunculkan diskusi mengenai etika berkomunikasi di media sosial, terutama ketika pesan pribadi tersebar ke ruang publik tanpa konteks percakapan yang utuh.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA