Informasi itu disampaikan Alex melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya pada Selasa, 13 Oktober 2026. Ia mengungkapkan rencana tersebut saat menjawab pertanyaan seorang penggemar asal Australia melalui fitur Ask Me di Instagram.
Penggemar tersebut menanyakan apakah Slaughter to Prevail masih berencana menggelar tur di Australia dalam waktu dekat.
"Apakah tur Australia-nya masih akan berlangsung?" tanya penggemar tersebut.
Menanggapi pertanyaan itu, Alex menjelaskan bahwa Slaughter to Prevail sebelumnya memang berencana mengambil jeda selama satu hingga dua tahun untuk mengerjakan album baru sekaligus memulihkan energi setelah menjalani berbagai aktivitas bermusik.
Namun, rencana tersebut tampaknya tidak akan membuat mereka sepenuhnya berhenti tampil. Alex menyebut band-nya memiliki kewajiban untuk tampil di sebuah festival di Indonesia pada 2027.
"Gue tahu sebelumnya kami bilang bakal rehat selama satu atau bahkan dua tahun untuk menulis album baru sekaligus memulihkan energi. Tapi, tahun depan kami punya kewajiban tampil di sebuah festival di Indonesia," tulis Alex Terrible di Instagram.

Ia menambahkan, rangkaian pertunjukan di negara-negara sekitar Indonesia kemungkinan akan digelar untuk membuat perjalanan mereka lebih efisien dari sisi biaya.
"Supaya perjalanan ini sepadan secara finansial, kami perlu menggelar tur singkat di sekitar jadwal festival tersebut. Jadi, kami bakal menggelar beberapa pertunjukan di Australia, dan kemungkinan besar juga di Jepang serta China," lanjutnya.
Pernyataan Alex tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi para penggemar musik metal di kawasan Asia. Meski belum mengungkap nama festival yang dimaksud, informasi itu turut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Slaughter to Prevail tampil di Hammersonic 2027.
Slaughter to Prevail Dirumorkan Tampil di Hammersonic 2027
Nama Slaughter to Prevail mulai ramai diperbincangkan setelah promotor Ravel Entertainment memberikan petunjuk mengenai salah satu band internasional yang akan menjadi penampil utama Hammersonic 2027.
CEO Ravel Entertainment, Ravel Junardy, sebelumnya mengungkapkan bahwa salah satu band yang akan meramaikan festival musik keras tersebut memiliki ciri khas berupa penggunaan topeng.
"Salah satu band yang tampil di Hammersonic 2027 clue-nya adalah bertopeng," ungkap Ravel Junardy.
Petunjuk tersebut langsung memancing rasa penasaran para penggemar. Sejumlah band internasional yang dikenal dengan identitas visual bertopeng, seperti Slipknot, Mushroomhead, Ghost, Sleep Token, hingga Slaughter to Prevail, kemudian masuk dalam perbincangan warganet.
Slaughter to Prevail sendiri dikenal lewat penampilan para personelnya yang menggunakan topeng khas serta karakter musik deathcore dengan vokal ekstrem dan permainan instrumen yang agresif.
Hammersonic 2027 dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2027 di Jakarta. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi yang memastikan Slaughter to Prevail masuk dalam jajaran penampil festival tersebut.
Alex juga belum menyebutkan secara spesifik nama festival Indonesia yang menjadi bagian dari rencana perjalanan band-nya pada tahun depan. Karena itu, kemungkinan penampilan Slaughter to Prevail di Hammersonic 2027 masih sebatas spekulasi dan belum dapat dipastikan.
Baca Juga :