Fadly Padi (Foto: Medcom/Rafi)
Fadly Padi (Foto: Medcom/Rafi)

Giring Ungkap Demo Lagu Nidji Pernah Ditolak karena Suaranya Mirip Fadly Padi

Rafi Alvirtyantoro • 13 Oktober 2026 20:22
Ringkasnya gini..
  • Giring Ganesha mengaku mengidolakan Padi hingga demo lagu Nidji sempat ditolak karena karakter vokalnya dinilai mirip Fadly.
  • Giring mendirikan Nidji bersama Rama, Ariel, Andro, dan Adri pada 2002.
  • Giring saat ini fokus ke politik dan menjadi wakil menteri kebudayaan.
Jakarta: Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha mengungkapkan bahwa demo lagu Nidji sempat ditolak karena karakter vokalnya dinilai terlalu mirip dengan vokalis band Padi.

Dalam Taklimat Media Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026, Giring menceritakan bahwa impiannya menjadi bintang rok terinspirasi dari Padi.

"Karena saya jujur waktu itu ngeband, pengin jadi rockstar itu karena saya ngefans sekali sama Padi," kata Giring Ganesha di kawasan Gelora, Jakarta Pusat, pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Ia mengaku sebagai penggemar berat Padi. Pengaruh tersebut bahkan sempat berdampak pada proses produksi karya-karya awal Nidji.  

Penolakan Demo Lagu Nidji


Giring menyebutkan bahwa demo lagu Nidji beberapa kali ditolak karena gaya bernyanyinya dianggap meniru vokalis Padi, Fadly.

"Bahkan pernah beberapa kali demo Nidji itu ditolak. Karena vokalisnya terlalu mirip sama Fadly Padi," ungkap Giring.

Namun seiring berjalannya waktu, Nidji berhasil menemukan warna musik dan karakter mereka sendiri.

Perjalanan Sukses Nidji


Nidji merupakan band yang dibentuk oleh Giring Ganesha bersama empat rekannya, yaitu Rama, Ariel, Andro, dan Adri pada 2002. Band ini merilis album perdana bertajuk Breakthru' pada 2006.

Sepanjang kiprahnya di industri musik, Nidji telah melahirkan sejumlah lagu populer yang bertahan hingga kini, seperti "Rahasia Hati," "Hapus Aku," "Sumpah dan Cinta Matiku," "Laskar Pelangi," hingga "Biarlah."

Karier Politik Giring Ganesha


Di tengah puncak popularitas Nidji, Giring memilih mengundurkan diri sebagai vokalis pada Desember 2017. Posisinya kemudian digantikan oleh Muhammad Yusuf Nur Ubay.

Keputusan tersebut diambil karena Giring ingin fokus sepenuhnya pada karier politik bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Giring sempat maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I. Namun, ia gagal melenggang ke Senayan lantaran PSI tidak memenuhi ambang batas parlemen.

Pada November 2021, Giring diangkat menjadi Ketua Umum PSI berdasarkan Surat Keputusan Kemenkumham, sebelum akhirnya posisi tersebut digantikan oleh Kaesang Pangarep.







 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA