Dalam unggahannya di platform X, rapper berusia 38 tahun itu mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Ia menyebut sang ayah yang berusia 63 tahun meninggal dunia dengan tenang.
"Hari ini ayahku memutuskan untuk tidak bangun," tulis Wiz dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, ia mengenang sosok Laurence sebagai pribadi yang penuh kedamaian dan mengajarkan banyak hal berarti dalam hidupnya.
"Aku akan selalu mencintainya, merindukannya, dan bersyukur atas hal-hal yang dia ajarkan padaku. Dia keluar seperti seorang yogi sejati, dengan damai dan pada waktunya sendiri. Aku mencintaimu selamanya Laurence W. Thomaz," sambungnya.
Wiz Khalifa juga menyinggung kepergiaan ayahnya yang terbilang mendadak. Meski demikian, ia merasa terhibur melihat banyaknya orang yang memberikan penghormatan dan menunjukkan rasa cinta mereka kepada sang ayah.
"Kematian ayah saya tiba-tiba tetapi melihat berapa banyak orang yang mencintai dan menghormatinya membuat saya bahagia dan saya tahu dia bangga bahwa dia meninggalkan dampak positif di bumi ini. Secara harfiah semua yang dia inginkan," sambung musisi tersebut.
Sebagai bentuk penghormatan lebih lanjut, pria dengan nama asli Cameron Jibril Thomaz itu membagikan sejumlah foto lawas di Instagram Story-nya. Salah satu foto memperlihatkan momen masa kecil ketika sang ayah membantunya bermain ayunan.
"Mencintaimu pria besar,” bunyi keterangan dalam foto tersebut.
Foto lainnya menampilkan Wiz kecil bersama ayahnya dan saudara kandungnya, Dorien "Lala" Thomaz, yang telah lebih dulu berpulang pada 2017.
"Kamu dan La La bersama lagi," tulisnya disertai emoji tangan berdoa.
Laurence W. Thomaz diketahui merupakan mantan anggota militer dan memiliki peran besar dalam perjalanan karier putranya. Dalam wawancara dengan NME pada 2016, Wiz pernah menceritakan bagaimana ayahnya membuka sebuah studio rekaman di kampung halaman mereka di Pittsburgh, Pennsylvania. Fasilitas itulah yang menjadi fondasi awal kecintaannya pada dunia musik.
"Saya tinggal di studio itu. Dan itulah yang mengubah saya menjadi seperti sekarang ini," kenang Wiz kala itu.
Percakapan terakhir bersama sang ayah pun menjadi kenangan manis yang tak terlupakan. Wiz mengungkapkan bahwa di momen perpisahan tersebut, Laurence menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian putranya, terutama di dunia akting. Sang rapper pun berjanji akan terus berkarya untuk membanggakan almarhum.
"Percakapan terakhirku dengan ayah adalah dia memberi tahu saya betapa bangganya dia dengan saya untuk film yang saya ikuti dan saya berjanji kepadanya bahwa saya akan melakukan lebih banyak," lanjutnya di X.
Salah satu akting Wiz yang paling dikenal adalah ketika ia beradu peran dengan Snoop Dogg dalam film komedi bertema ganja berjudul Mac & Devin Go to High School pada 2012. Dalam film tersebut, ia memerankan karakter Devin Overstreet. Soundtrack film yang bertajuk "Young, Wild & Free" bersama Bruno Mars bahkan berhasil menempati posisi ketujuh di tangga lagu Billboard Hot 100 kala itu.
Di tengah duka yang menyelimuti, Wiz Khalifa menyempatkan diri untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengirimkan belasungkawa. Ia mengaku dukungan tersebut sangat berarti baginya di masa-masa sulit ini.
"Itu benar-benar sangat berarti di masa sulit ini dan membantu saya merasa lebih baik," pungkasnya.
(Maulia Chasanah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News