Beragam barang pribadi dan memorabilia bersejarah ditawarkan dalam lelang tersebut, mulai dari gaun ikonis, perlengkapan rias, naskah film asli, hingga aksesori pesta dari era 1950-an yang ditaksir bernilai puluhan hingga ratusan ribu dolar AS.
"Dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Marilyn Monroe, salah satu sosok paling memikat, berpengaruh, dan melegenda dalam sejarah Hollywood, lelang istimewa ini menghadirkan koleksi pilihan berisi berbagai benda bersejarah yang menelusuri perjalanan hidup dan kariernya," tulis pihak Julien's Auctions dalam unggahan terbaru di akun Instagram @juliens_auctions pada Kamis, 4 Juni 2026.
Pihak penyelenggara menyebut koleksi yang dilelang mencakup berbagai peninggalan penting, mulai dari gerbang rumah Monroe di kawasan Brentwood, busana ikonis, naskah film, barang pribadi, hingga foto-foto langka yang belum pernah dipublikasikan.
"Mulai dari gerbang depan rumahnya di Brentwood, gaun-gaun ikonis, naskah film asli, barang-barang pribadi, hingga foto-foto langka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, setiap koleksi menawarkan sekilas pandang tentang warisan yang ditinggalkan Marilyn Monroe.
Sejumlah sorotan utama juga mencakup memorabilia dari film The Seven Year Itch dan Something's Got to Give," lanjut keterangan unggahan tersebut.
Aktris yang terlahir dengan nama Norma Jeane Mortenson pada 1 Juni 1926 ini diketahui melejit sebagai ultimate sex symbol pada era 1950-an, sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat overdosis pada 1962 silam di usia yang masih sangat muda, 36 tahun.
Kendati telah tiada lebih dari enam dekade, pesona magisnya terbukti masih magis dan abadi memikat hati publik dunia hingga hari ini.
Predikat barang termahal dalam lelang kali ini jatuh pada sebuah tas pesta silinder (minaudiere) bernuansa emas mewah dari era 1950-an. Menariknya, kondisi bagian dalam tas tersebut masih dipertahankan secara autentik seperti saat terakhir kali digunakan oleh Monroe.
Di dalamnya, masih tersimpan rapi sebuah sisir kecil milik sang aktris, sebatang lipstik, delapan batang rokok merek Philip Morris, hingga beberapa keping koin perak dari dekade 1940-an. Berdasarkan laporan Kamis pagi, angka penawaran tertinggi untuk tas penuh sejarah ini telah meroket di angka USD70 ribu (sekitar Rp1,1 miliar).
Selain tas, ada pula barang yang dinilai sangat intim dan personal, yakni sepotong pakaian dalam (brassiere) milik Monroe dari era 1950-an. Meskipun pihak penyelenggara menyebut kondisinya sudah mulai "menguning dimakan usia", nilai sejarahnya justru melambung tinggi.
Barang yang awalnya diwarisi oleh pelatih akting pribadi Monroe, Paula Strasberg, ini awalnya diprediksi hanya laku USD1 ribu. Siapa sangka, bra tersebut langsung diserbu 15 penawaran agresif hingga menyentuh harga tertinggi USD7 ribu (sekitar Rp114 juta).
Efek viral tren di media sosial TikTok—di mana para beauty enthusiast kerap mencoba meniru gaya riasan klasik ala Monroe, turut mendongkrak popularitas lini kosmetik pribadi sang aktris. Produk riasan wajah bekas pakai miliknya seperti lipstik, perona pipi (blush on), hingga pensil riasan mata (eyeliner) sukses menjadi rebutan para kolektor.
Tak kalah unik, sebuah gerbang kayu depan berwarna hijau zaitun dari satu-satunya rumah yang pernah dibeli dan dimiliki sendiri oleh Monroe di kawasan elite Brentwood, Los Angeles, juga masuk dalam daftar lot lelang.
Gerbang yang awalnya dibeli oleh Monroe seharga USD100 pada tahun 1962 tersebut, kini nilainya telah melonjak tajam dan berhasil ditawar oleh publik dengan harga fantastis, yakni USD15 ribu atau setara dengan Rp245 juta.
Melalui lelang ini, Julien's Auctions tidak hanya menghadirkan barang-barang koleksi bernilai tinggi, tetapi juga membuka kembali lembaran sejarah kehidupan salah satu figur paling berpengaruh dalam industri hiburan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News