Gading Marten beri kesaksian lewat video call di sesi konferensi pers Raffi Ahmad terkait kasus Blueray (Foto: YouTube Metro TV)
Gading Marten beri kesaksian lewat video call di sesi konferensi pers Raffi Ahmad terkait kasus Blueray (Foto: YouTube Metro TV)

Terseret Kasus Korupsi Bea Cukai, Gading Marten Bela Raffi Ahmad: Cuma Diajak Foto!

Elang Riki Yanuar • 11 Juni 2026 21:00
Ringkasnya gini..
  • Gading Marten membela Raffi Ahmad dan menegaskan foto di depan Blueray Cargo hanya terjadi karena permintaan foto dari warga Indonesia.
  • Gading mengaku baru mengetahui nama Blueray Cargo setelah isu dugaan impor barang yang menyeret Raffi Ahmad ramai dibahas publik.
  • Menurut Gading, obrolan soal jasa pengiriman barang hanya basa-basi dan tidak pernah berlanjut menjadi transaksi apa pun.
Jakarta: Presenter sekaligus aktor Gading Marten angkat bicara dan memberikan dukungan kepada sahabatnya, Raffi Ahmad, yang belakangan menjadi sorotan publik terkait dugaan suap dalam kasus importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
 
Pernyataan tersebut disampaikan Gading saat dihubungi melalui sambungan video call dalam konferensi pers yang digelar Raffi Ahmad bersama pendamping hukumnya, Hotman Paris di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 Juni 2026.
 
Seperti diketahui, nama Gading ikut terseret dalam perbincangan publik setelah beredar foto dirinya bersama Raffi Ahmad, Ariel NOAH, dan Desta Mahendra di depan kantor Blueray Cargo, New York, Amerika Serikat. Foto tersebut kemudian dikaitkan dengan dugaan adanya aktivitas importasi barang melalui perusahaan jasa pengiriman tersebut.

Menanggapi hal itu, Gading menegaskan bahwa kunjungan mereka ke lokasi tersebut terjadi secara tidak sengaja saat sedang menikmati waktu bersama di New York.
"Kita di Amerika, bareng-bareng. Pas lagi bareng-bareng ujug-ujug itu kita makan, makanan Indonesia di Awang Kitchen. Ya lalu udah kita ke sebelahnya nih. Jadi kita ke sebelah Indo Java, nah ada orang-orang dari seberang memang minta foto," ujar Gading melalui sambungan video call dari Prancis, dikutip dari kanal YouTube Metro TV News pada Kamis, 11 Juni 2026.
 
Menurut Gading, dirinya dan Raffi hanya memenuhi permintaan foto dari sesama warga Indonesia yang kebetulan mengenali mereka.
 
"Masa orang minta foto, orang Indonesia, masa kita enggak kasih sih? Ya, iya lah, kita basa-basi segala macam," sambungnya.
 
Ayah satu anak itu juga mengaku baru mengetahui nama Blueray Cargo setelah isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
"Kita aja baru tahu namanya Blueray aja sekarang nih. Orangnya siapa aja kita nggak tahu. Namanya BlueRay aja baru tahu ketika rame. Jadi begitu kita lihat lagi video pas kita di sana, 'oh iya namanya Blueray'" katanya.
 
Gading menjelaskan, dalam pertemuan singkat tersebut memang sempat ada percakapan ringan terkait layanan pengiriman barang ke Indonesia. Namun, menurutnya, obrolan itu tidak pernah berlanjut ke tahap transaksi apa pun.
 
"Ternyata ada basa-basi lah biasanya kayak orang Indonesia aja, 'Eh kalau kita masuk-masuk barang ke Indonesia, kalau misalnya mau masukin barang, bisa ke kita'," ujar Gading.
 
"Tapi kita nggak melanjutkan. Kita pesan apa nggak, kan nggak jadi, nah kenapa jadi ramai gitu loh," jelasnya.
Menutup keterangannya, Gading bahkan berkelakar bahwa Raffi tidak memiliki alasan untuk membeli barang elektronik dari luar negeri melalui jalur tersebut.
 
"Ibaratnya kalau misalnya Raffi mau beli iPhone ngapain jauh-jauh ke Amerika, beli aja di Mall Ambasador, di Indonesia," tutup Gading Marten.
 

 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA