Parkway Drive di Hammersonic 2026 (Foto: Medcom/Basuki)
Parkway Drive di Hammersonic 2026 (Foto: Medcom/Basuki)

15 Tahun Penantian Fans Terbayar Tuntas, Parkway Drive Menggila di Hammersonic 2026

Basuki Rachmat • 03 Mei 2026 12:31
Ringkasnya gini..
  • Parkway Drive tutup Hammersonic 2026 dengan penampilan brutal, membayar penantian 15 tahun fans lewat setlist penuh energi
  • Aksi panggung teatrikal dengan fire effect dan moshpit panas jadi bukti kualitas Parkway Drive sebagai headliner kelas dunia
  • Momen historis tercipta saat Parkway Drive kembali ke Indonesia sejak 2011 dan kini tampil sebagai raja metalcore dunia
Tangerang: Penantian panjang para Hammerhead selama 15 tahun akhirnya tuntas terbayar. Band metalcore raksasa asal Australia, Parkway Drive, sukses menutup hari pertama Hammersonic Festival 2026: Decade of Dominion dengan energi yang luar biasa di Hammer Stage, NICE PIK2, Sabtu malam, 2 Mei 2026.
 
Tampil sebagai headliner utama, Winston McCall (vokal), Jeff Ling (gitar), Luke Kilpatrick (gitar), Jia O'Connor (bass), dan Ben Gordon (drum) langsung menggebrak panggung tepat pukul 23.00 WIB lewat dentuman lagu "Glitch". Tanpa memberikan napas panjang bagi penonton, mereka menyambungnya dengan trek agresif "Prey".
 
Melihat ribuan penggemar yang memenuhi area panggung, Winston McCall tampak sangat terkesan dengan atmosfer penonton Indonesia. Ia bahkan sempat melontarkan pujian dalam bahasa Indonesia yang disambut riuh sorak-sorai.

"Apa kabar Jakarta? Apa kabar Hammersonic? Kami Parkway Drive dari Australia. Aku harap kalian tau lagu berikut ini. Oke lompat-lompat ayo," teriak Winston yang disambung dengan sing along massal lagu "Carion" bersama penggemar.
 
Winston juga tak henti-hentinya mengagumi semangat penonton meski cuaca malam itu diakuinya cukup lembap dan membuatnya gerah.
 
"Terima kasih, fuck yeah. Whooo! Ini pertunjukan paling tropis yang pernah kurasakan. Astaga. Ini luar biasa. Ya Tuhan. Oke. Lagu selanjutnya agak lebih lama. Ada yang mau nyanyi? Ada yang mau berdansa? Lompat ke teman-temanmu. Lari-lari. Teruslah bersemangat. Kalau kalian tahu lagu ini, kalian harus berisik banget. Ayo, Jeff!," teriak Winston dilanjut dengan menampilkan hits seperti "Cemetery Bloom", "Bottom Feeders", dan "Vice Grip.
 
Parkway Drive memberikan standar pertunjukan kelas dunia dengan kombinasi sound yang sangat bertenaga, aksi panggung teatrikal, serta tata panggung yang dilengkapi dengan kobaran api (fire flame).
 
​Atmosfer mencapai titik didih saat mereka membawakan "Crushed" dari album Ire (2015). Meski para penonton telah berpanas-panasan dan menunggu sejak siang, kehadiran Parkway Drive seolah memberikan suntikan energi instan yang membuat moshpit dan circle tetap menyala di sepanjang setlist penampilan mereka.
 
"Terima kasih banyak. Ah, lihat. Hanya ini yang kami punya. Apinya sudah padam. Baiklah. Ada banyak orang hebat di sini malam ini. Ini sangat mudah. ​​Kamu tidak perlu tahu liriknya. Tidak apa-apa. Kamu masih bisa bernyanyi. Kita bisa bernyanyi bersama. Kamu punya melodinya. Kamu punya riff-nya. Kita akan bernyanyi. Mulai, Jeff. Ayo!" tutup Winston.
 
Pesta metalcore tersebut akhirnya resmi berakhir dengan lagu "Wild Eyes", hits paling populer mereka yang sukses membuat satu area NICE PIK2 bergemuruh lewat koor massal penonton.
 
Kehadiran Parkway Drive di Hammersonic 2026 merupakan momen historis bagi para penggemar lama. Pasalnya, terakhir kali band ini menginjakkan kaki di Jakarta adalah pada 10 Desember 2011 dalam gelaran JakCloth di Parkir Timur Senayan.
Kala itu, Parkway Drive tampil di panggung yang lebih sederhana bersama All Shall Perish, berdampingan dengan deretan band lokal seperti Seringai hingga Final Attack. Transformasi mereka dari band pengisi festival fesyen hingga menjadi headliner festival metal internasional, membuktikan posisi mereka sebagai salah satu raja baru di kancah musik keras dunia.
 

 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA