D'MASIV bersama Enrico Octaviano (Foto: Medcom/Basuki)
D'MASIV bersama Enrico Octaviano (Foto: Medcom/Basuki)

Enrico Octaviano Jadi Music Director Konser D'MASIV, Siapkan Aransemen Baru

Basuki Rachmat • 20 Agustus 2026 07:27
Ringkasnya gini..
  • Enrico Octaviano dipercaya menjadi music director D’MASIV Asia Home Run 2026 dan menyiapkan aransemen baru tanpa menghilangkan identitas musik D’MASIV.
  • Enrico Octaviano ingin menyegarkan lagu-lagu D’MASIV lewat aransemen baru agar tetap relevan bagi penonton lintas generasi tanpa kehilangan karakter aslinya.
  • D’MASIV menggandeng Enrico Octaviano sebagai music director untuk tur Asia lima negara. Ia menyiapkan pengalaman konser yang memadukan nostalgia dan energi baru.
Jakarta: Musisi sekaligus produser musik Enrico Octaviano dipercaya menjadi music director dalam rangkaian tur D’MASIV bertajuk D’MASIV Asia Home Run 2026. Tur tersebut akan membawa perjalanan lebih dari dua dekade D’MASIV di industri musik Indonesia ke lima negara di Asia.
 
D’MASIV Asia Home Run dipromotori oleh RANS Entertainment bersama Kelas Pagi, Antara Suara, dan Rux. Dalam proyek ini, Enrico yang juga dikenal sebagai drummer grup alternative pop Lomba Sihir akan menjalani debutnya sebagai music director untuk D’MASIV.
 
Bagi Enrico, kesempatan tersebut menjadi pengalaman spesial. Ia mengaku tumbuh bersama lagu-lagu D’MASIV yang telah menemani berbagai generasi pendengar, mulai dari lagu bertema patah hati hingga karya yang membangkitkan semangat.

“Ini pertama kali saya mendapat kesempatan untuk bekerja sama bersama D’Masiv. Seperti yang kita tahu, semuanya kita grow up (tumbuh) sama lagu-lagu D’Masiv. Maksudnya, dari lagu patah hatinya sampai lagu semangatnya,” tutur Enrico saat sesi jumpa pers di kawasan M Bloc, Jakarta Selatan pada Rabu, 19 Agustus 2026.
 
Menurut Enrico, kekuatan lagu-lagu D’MASIV membuat sejumlah pendengar dari generasi muda tetap familier dengan musik mereka, meski belum tentu mengetahui judul maupun tahun perilisan lagunya.
 
“Mungkin misalkan yang umuran Gen Z itu banyak yang nggak tahu nama lagunya tapi 'kok saya tahu lagu ini ya' gitu. Itu salah satunya lagu-lagu mereka. Dan itu salah satu yang rasanya nggak akan pernah hilang. Nggak akan saya hilangin juga sebenarnya, dan nggak bisa hilang juga,” lanjutnya.
   

Hadirkan Aransemen Baru Tanpa Menghilangkan Identitas D’MASIV

Sebagai music director, Enrico tidak ingin mengubah karakter utama dari lagu-lagu D’MASIV. Ia justru ingin memberikan sentuhan baru agar karya-karya lama tersebut dapat terdengar lebih segar ketika dibawakan di atas panggung.
 
Ia berharap aransemen baru yang disiapkan dapat membuat penonton dari berbagai generasi merasakan pengalaman berbeda, seolah-olah mendengarkan lagu D’MASIV untuk pertama kalinya.
 
“Tapi gimana caranya lagu-lagu D’Masiv yang sudah ada dari zaman awal sampai sekarang, gimana caranya kok kayak rasanya baru dengar lagu ini hari ini, tapi saya sudah hafal lagu ini sejak lama. Nah, itu saya ingin membawa napas baru saja sebenarnya terhadap lagu-lagunya tanpa mengubah 'daging' dari lagu itu sendiri,” ujar Enrico.
 
Ia kemudian menggunakan analogi makanan untuk menggambarkan pendekatan aransemen yang akan diterapkannya dalam tur tersebut.
 
“Jadi kita tetap makan daging yang sama, tapi mungkin dagingnya kita jadikan setengah matang, atau sausnya beda. Tapi dengan rasa yang tentu tetap, maksudnya daging itu nggak akan pernah berubah karena daging itu sudah dipilih dari sumber yang bagus, source-nya sudah bagus. Itu nggak akan diganti dan rasanya nggak akan pernah hilang. Ya, rasanya bukan sekadar nostalgia tapi kok rasanya seperti saat ini gitu,” sambungnya.
 
Enrico menyadari bahwa melakukan perubahan total terhadap lagu-lagu yang sudah melekat kuat dengan D’MASIV bukanlah pilihan yang tepat. Karena itu, ia lebih memilih menghadirkan pengalaman baru tanpa menghilangkan melodi dan identitas asli setiap lagu.
 
“Sebenarnya kalau rombak total itu nggak mungkin, karena nada utamanya nggak akan pernah hilang. Tapi gimana caranya kok rasanya saya masih ingin joget sama lagu ini dengan rasa yang baru,” ungkapnya.
 
Pendekatan tersebut juga diharapkan dapat menjembatani pengalaman penonton dari generasi berbeda. Lagu-lagu D’MASIV yang bagi sebagian penonton merupakan nostalgia diharapkan tetap terasa relevan dan segar bagi pendengar yang baru mengenalnya.
 
“Misalkan, let’s say kakak saya, rasanya nostalgia buat dia. Tapi buat saya yang menonton hari ini, 'oh saya nonton D'MASIV hari ini keren', tanpa nostalgia karena mungkin dulu masih kecil belum dengar lagu tersebut misalkan. Nah, saya ingin membawa itu agar dua generasi atau tiga generasi itu rasanya punya energi yang bisa membaur. Itu sih yang paling akan saya bawa dari aransemennya,” tutup Enrico Octaviano.  

D’MASIV Asia Home Run 2026

Mengusung semangat “HOME RUN”, tur ini menjadi bentuk perayaan perjalanan D’MASIV bersama para penggemar setelah lebih dari 20 tahun berkarya. Setiap kota juga akan menghadirkan pengalaman serta warna pertunjukan yang berbeda.
 
D’MASIV akan membawa Asia Home Run ke lima negara, yakni Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Berikut jadwal lengkap D’MASIV Asia Home Run 2026:

- Taiwan: 4 Oktober 2026
- Hong Kong: 1 November 2026
- Singapura: 9 November 2026
- Malaysia: 20 November 2026
- Indonesia: 5 Desember 2026
 

 

 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA