Jakarta: Konser rapper Ye alias Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2026, menarik perhatian penikmat musik dari dalam dan luar negeri. Pertunjukan ini menjadi satu-satunya konser Ye di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.
Antusiasme tersebut turut dirasakan aktor sekaligus sineas muda Umay Shahab. Medcom.id berkesempatan bertemu Umay saat ia tengah menuju gerbang masuk konser Ye di SUGBK.
Umay mengaku telah mendengarkan karya-karya Kanye West, terutama dari era album The Life of Pablo yang dirilis pada 2016. Baginya, album tersebut punya tempat tersendiri karena telah menemani berbagai momen dalam kehidupannya.
"Karena Pablo era 2016 cukup menemani dan jadi soundtrack gua sih," ujar Umay kepada Medcom.id, Sabtu sore, 24 Oktober 2026.
Ia juga menilai pengaruh Kanye West tidak terbatas pada ranah musik hip-hop. Menurut Umay, Kanye turut membentuk lanskap seni dan mode melalui karya serta identitas artistiknya.
"Lumayan dengerin hip-hop. Tapi emang Kanye menurut gua influential bukan cuma di hip-hop aja, tapi as an artist dan as a fashion statement juga," lanjutnya.
Meski tidak menghafal seluruh lagu Kanye, Umay mengaku penasaran dengan konsep panggung yang dihadirkan dalam konser tersebut. Salah satu daya tariknya adalah Dome Stage, panggung ikonik yang menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan Ye saat ini.
"Gua nggak semua lagunya hafal, tapi gua penasaran gimana stage act-nya dia, gimana stage-nya, gimana light-nya, dan gimana semua setup-nya sih," tutur Umay.
Selain menantikan pengalaman menonton langsung, Umay juga menyambut positif keputusan Ye memilih Indonesia sebagai satu-satunya negara tujuan di kawasan Asia Tenggara dan Oseania. Ia berharap konser berskala internasional ini dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi Indonesia.
Menurut Umay, potensi devisa dari kedatangan puluhan ribu penonton mancanegara diharapkan bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat, terlebih ketika Indonesia tengah menghadapi berbagai persoalan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
"Happy banget, satu-satunya negara yang disambangi di Asia Tenggara dan Oseania sih. Semoga menambah devisa di tengah Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) ini dan dipakai untuk hal yang baik dan benar devisanya," tutupnya.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan