Film Han Solo Jeblok di Pasar, Disney Pelajari Penyebabnya
Solo: A Star Wars Story (Foto: disney)
California: Saat dirilis akhir pekan lalu di puluhan negara, film Solo: A Star Wars Story tidak berhasil mencapai target komersial sebagai film dari studio besar untuk pertengahan tahun. Untuk lingkup domestik AS-Kanada saja, film ini hanya menembus USD84 juta selama tiga hari, jauh lebih sedikit ketimbang tiga film Star Wars lain di bawah bendera Walt Disney.

Kepala distribusi Disney Dave Hollis, dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, menduga salah satu penyebabnya adalah jeda yang terlalu dekat antara Solo dengan dua film studio besar sebelumnya, Avengers: Infinity War (27 April) dan Deadpool 2 (18 Mei).

"Ada pertanyaan mengenai frekuensi (film rilis) dan berapa kali orang akan pergi menonton film. Apakah ini terlalu banyak dan terlalu buru-buru untuk ketiga kalinya dalam periode lima pekan?" kata Dave.


Infinity War dan Deadpool 2 memiliki jeda rilis tiga pekan atau dua slot akhir pekan. Untuk pasar internasional, misalnya Indonesia, kedua film juga punya jeda sama kendati jadwal rilisnya dua sampai empat hari lebih awal ketimbang jadwal AS-Kanada.

Selama tiga akhir pekan berturut-turut, Infinity War mampu mendominasi jumlah penjualan tiket bioskop. Pada akhir pekan keempat, "kue" ini berpindah ke Deadpool 2. Pada pekan berikutnya, Solo datang dan menggeser film tersebut, tetapi tidak mendapatkan kue yang sama besar.

Solo juga menjadi satu-satunya film Star Wars era Disney yang dirilis bulan Mei jelang liburan musim panas di Amerika. Tiga film sebelumnya, yaitu The Force Awakens, The Last Jedi, dan Rogue One selalu dirilis pada pertengahan Desember.

Namun jadwal rilis tentu bukan satu-satunya penyebab. Dave menyebut bahwa dia dan tim di Disney akan mendalami lebih jauh kegagalan komersial film ini di bioskop. Ini akan menjadi bahan evaluasi mereka sebelum film Star Wars IX dirilis pada akhir 2019.

"Kami punya banyak pekerjaan untuk mencoba memahami ini. Kami sedang mengurus ini dan akan menghabiskan banyak waktu mencari tahu kenapa hal ini bisa terjadi seperti yang juga terjadi di berbagai pasar. Kami punya satu setengah tahun sebelum Episode IX keluar," ungkap Dave.

Solo: A Star Wars Story telah tayang di bioskop Indonesia sejak Rabu, 23 Mei 2018. Pada beberapa pekan ke depan, sudah ada beberapa film besar Hollywood yang mengantre untuk tayang di Indonesia, yaitu  Jurassic World: The Fallen Kingdom dan The Incredibles 2.



(ELG)