Pemutaran Film & Diskusi Tokoh SK Trimurti & Laksamana Malahayati (Foto: Medcom/Abas)
Pemutaran Film & Diskusi Tokoh SK Trimurti & Laksamana Malahayati (Foto: Medcom/Abas)

Perjuangan Perempuan dalam Film Dokumenter SK Trimurti

Hiburan film dokumenter
Dhaifurrakhman Abas • 29 Agustus 2019 16:29
Jakarta: Film dokumenter besutan Ani Ema Susanti digelar Cemara 6 Galeri-Museum pada Rabu, 28 Agustus 2019. Film tersebut bercerita tentang perjuangan hidup Surastri Karma Trimurti.
 
"Film tersebut diproduksi tahun 2015. Saat itu saya baru lulus kuliah film tahun 2014," kata Ani Ema dalam Pemutaran Film & Diskusi Tokoh SK Trimurti & Laksamana Malahayati, di Cemara 6 Galeri-Museum, Jakarta, Rabu 28 Agustus 2019.
 
Ani menuturkan, film tersebut menampilkan bagaimana sosok perempuan mengambil bagian dalam gerakan kemerdekaan Indonesia. Trimurti berjuang melawan penjajahan lewat kancah politik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pejuang perempuan kelahiran Boyolali ini aktif dalam gerakan kemerdekaan Indonesia sejak tahun 1930. Dia juga merupakan seorang advokat terkenal terkait hak-hak pekerja.
 
Setelah era kemerdekaan, Trimurti diangkat sebagai Menteri Tenaga Kerja pertama di Indonesia di bawah Perdana Menteri Amir Sjarifuddin. Dia pula yang mendirikan organisasi perempuan Indonesia Gerwis pada 1950, yang berganti nama menjadi Gerwani.
 
Dalam pembuatan film ini, Ani mengaku mendapatkan sedikit kesulitan. Pasalnya, referensi mengenai sosok Trimurti sangat sedikit tercatat di dalam sejarah nasional.
 
"Kesulitannya mencari sejarawan yang dia fokus meneliti SK Trimurti. Saya sudah menghubungi profesor Amin di Surabaya dan dari Universitas Indonesia juga," ungkapnya.
 
Meski demikian, pemutaran film domumenter tersebut mendapat respons positif. Salah satunya aktris senior Christine Hakim yang menjadi narasumber dalam acara tersebut.
 
"Tokoh perempuan Indonesia luar biasa. Jelas bagaimana tokoh pejuang sangat menginspirasi, agar kaum perempuan berani menentukan sikap melangkah seberat apapun," ujar Christine.
 
Selain pemutaran film, agenda tersebut juga menyediakan ruang diskusi mengenai pejuang perempuan asal Aceh, Laksamana Malayati. Acara ini juga memamerkan 26 lukisan dari 29 tokoh perempuan karya Seruni Bodjawati.
 
Pemutaran Film & Diskusi Tokoh SK Trimurti & Laksamana Malahayati diselanggarakan oleh Garnita Malahayati. Agenda ini bekerjasama dengan Cemara 6 Galeri-Museum dan Jea Junction.
 
Acara tersebut turut menghadirkan narasumber kompeten di antaranya, tokoh perempuan dan aktris Christine Hakim, Sekjen Garnita Malahayati Partai NasDem Arum Rumiyati Sumito, dan Ani Ema Susanti.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif