Pada Januari 2020, Netflix bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sepakat bermitra untuk melatih sineas Indonesia. Workshop ini adalah bagian kemitraan Netflix dan Kemendikbud senilai USD1 juta atau lebih dari Rp14 miliar tersebut.
Kerjasama ini disambut baik. Kemendikbud berharap program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan sineas Indonesia, tetapi juga menampilkan budaya Indonesia di tingkat internasional.
"Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan cerita-cerita luar biasa untuk dinikmati penonton global dan kami berharap dapat menghasilkan konten-konten berkualitas yang diproduksi dengan standar kelas dunia sehingga dapat mempromosikan budaya Indonesia," kata Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI dalam keterangan tertulis.
Gavin Barclay, Director Post Production APAC Netflix percaya ada banyak potensi dari cerita lokal Indonesia. Platform video on demand yang kini beroperasi di lebih dari 190 negara itu juga berharap dapat memperpanjang kemitraan dengan sineas dan studio di Indonesia.
"Kami ingin memainkan peran kami dengan cara membagikan praktik-praktik pascaproduksi terbaik kepada komunitas kreatif lokal sehingga mereka dapat membuat cerita Indonesia yang terbaik di kelasnya," ungkap Gavin.
Belum lama ini, Netflix mengumumkan film Guru Guru Gokil dari Base Entertainment dan film Bucin dari Rapi Films tayang perdana di Netflix secara global. Sejumlah film Indonesia juga masuk dalam katalog Netflix.
Netflix tengah mempersiapkan konten original bersama Starvision Plus dan Kalyana Shira, juga menggandeng sutradara Nia Dinata dan Hadrah Daeng Ratu. Rencananya proyek ini untuk ditayangkan pada 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News