Pada 20 Januari lalu, sutradara Ryan Adriandhy membagikan tangkapan layar berisi berbagai komentar yang diduga "salah lapak". Para pengguna Instagram tersebut justru membicarakan film Danur: The Last Chapter di kolom komentar akun Na Willa.
Keesokan harinya, Ryan menyampaikan bahwa masalah tersebut telah selesai. Sutradara Awi Suryadi, yang menggarap Danur: The Last Chapter, menjamin bahwa komentar-komentar tersebut bukan berasal dari timnya maupun rumah produksi terkait.
Fenomena ini sempat menjadi sorotan publik lantaran Na Willa dan Danur: The Last Chapter dijadwalkan tayang bersamaan pada momen Lebaran 2026.
Baca Juga :
Kronologi Film Na Willa vs Danur: Serangan 'Buzzer' Hingga Klarifikasi Sutradara Awi Suryadi
Fokus pada Kualitas Karya di Libur Lebaran 2026
Menanggapi fenomena tersebut, Novia Puspa Sari berharap agar tim dari setiap film yang tayang pada Lebaran 2026 dapat tetap fokus pada proyek masing-masing.“Kalau untuk itu sih sepertinya mungkin kita juga harapannya juga akan tetap fokusnya terhadap filmnya itu sendiri sih,” kata Novia Puspa Sari dalam wawancara terbatas di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Februari 2026.
Novia ingin setiap film memberikan hasil terbaik agar pesan yang terkandung di dalamnya dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton.
“Bagaimana kita tetap menghasilkan filmnya dengan terbaik, kita tetap menyampaikan pesannya terbaik dari filmnya,” lanjutnya.
Konsisten Jalankan Promosi Menuju Penayangan
Meski sempat ramai diperbincangkan, Novia mengaku tidak melihat masalah tersebut sebagai sebuah serangan. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memastikan film Na Willa sampai ke hati para penonton.“Kami mungkin tidak akan melihat untuk dari sisi apapun, mau menyerang atau gimana sih. Jadi, kita akan tetap fokus bagaimana kita bisa menghadirkan karya ini untuk bisa sampai ke penonton Indonesia,” jelas Novia.
Ketika ditanya mengenai dampak dari kegaduhan tersebut, Novia mengaku tidak ingin terdistraksi oleh masalah eksternal. Ia memilih untuk tetap konsisten menjalankan rangkaian promosi film Na Willa.
“Sejauh ini sih sebenarnya kita tetap akan tetap berjalan fokus dengan terhadap promo filmnya aja sih. Jadi kita tidak akan fokus terhadap hal-hal yang dari eksternal tersebut gitu,” pungkasnya.
Sebagai informasi, film Na Willa mengangkat kisah kehidupan sehari-hari seorang anak perempuan berusia lima tahun bernama Willa yang tinggal di sebuah gang di Surabaya pada era 1960-an.
Diadaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo, film ini dibintangi oleh jajaran aktor berbakat seperti Luisa Adreena, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, dan Arsenio Rafisqy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News