Dalam sebuah konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4), ia mengaku sudah ditawari peran ini oleh para sutradara, Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa, sejak tahun lalu.
Pria berdarah Jerman-Indonesia itu mengungkap bahwa karakter ini berbeda dari yang pernah ia perankan sebelumnya. Ia harus menambah massa otot agar fisiknya terlihat lebih bidang dan mencukur rambutnya lebih tipis di bagian samping.
Kemudian, hampir seluruh adegan yang dilakoni Bryan berupa aksi. Salah satunya tembak-tembakan.
“Karakter ini sangat beda buat aku sih karena ini pertama kali yang di mana karakter aku sendiri ada sekitar almost 80% full action. Ya, ada tembak-tembakan,” ujarnya.
Pecinta Film Zombie
Bergabung dalam proyek ini bukan keputusan yang sulit baginya. Sebab, Bryan Domani merupakan pecinta film genre zombie. Bahkan, ia pernah memikirkan skenario bertahan hidup jikalau situasi tersebut benar-benar terjadi.“Sama kayak Kak Luna (Maya), aku juga cinta banget sama Zombie dari kecil. Sampai sempat mikir kayak, ‘Oke kalau kehidupan kayak zombie ini, aku lari ke sini.’ Kayak udah sempat bikin kayak (skenario) apocalypse kayak bikin panah kali atau apa kayak gitu,” tuturnya.
Tidak Ambil Kelas Bela Diri
Ketika ditanya tentang persiapan fisik untuk mendalami peran Omar, Bryan Domani mengaku tidak perlu ikut kelas seni bela diri tertentu. Menurutnya, latar dunia ini tidak perlu desain pertarungan yang terarah.“Enggak (ikut kelas bela diri), sih. Emang fighting itu survival aja. Kayak (Zona Merah) kan drama horror survival. Ini kita bakal lakuin apa aja, mau itu jambak gigit atau apa untuk survive gitu. Ya, survival aja sih,” tegasnya.
Tentang Film Zona Merah
Serial Zona Merah kini resmi diadaptasi ke layar lebar. Bersama rumah produksi Screenplay Films, mereka mengumumkan proses produksi akan terlaksana mulai April hingga Mei 2026. Film ini menghadirkan skala produksi yang lebih besar, pendekatan visual yang lebih sinematik, serta intensitas cerita yang ditingkatkan secara signifikan.Dari sisi pemain, proyek ini menghadirkan kombinasi karakter lama dan wajah-wajah baru yang memperluas semesta cerita. Aghniny Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore, Devano, dan Lukman Sardi kembali melanjutkan peran mereka.
Sementara itu, Luna Maya, Bryan Domani, Shindy Huang, Myesha Lin, dan Derby Romero resmi bergabung sebagai karakter baru yang akan membawa dinamika berbeda dalam cerita. Tak hanya tampil di depan layar, Luna juga mengambil peran strategis sebagai produser eksekutif.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News