Film Paket Santet (Foto: instagram)
Film Paket Santet (Foto: instagram)

Fadly Faisal dan Fiki Naki Jadi Korban Teror Misterius di Paket Santet

Elang Riki Yanuar • 20 Agustus 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Fadly Faisal dan Fiki Naki menjadi korban teror paket misterius dalam film horor PAKET SANTET yang penuh santet dan dendam.
  • PAKET SANTET menghadirkan teror misterius yang memburu Fadly Faisal, Fiki Naki, dan lima mahasiswa lain akibat dendam masa lalu.
  • Film PAKET SANTET mengangkat kisah tujuh mahasiswa yang diteror paket misterius, sekaligus menyelipkan pesan tentang luka, perundungan, dan dendam.
Jakarta: Fadly Faisal dan Fiki Naki menjadi bagian dari sekelompok mahasiswa yang menghadapi teror misterius dalam film horor terbaru PAKET SANTET. Film horor produksi BASE Entertainment ini mengangkat kisah tentang santet, dendam masa lalu, dan konsekuensi dari perbuatan yang pernah dianggap sepele.
 
Disutradarai Dinna Jasanti, PAKET SANTET menghadirkan teror yang bermula dari sesuatu yang terlihat sederhana, yakni sebuah paket. Namun, benda tersebut justru menjadi awal dari rangkaian kejadian mengerikan yang mengancam keselamatan para karakter.
 
Fadly Faisal memerankan Ale, sedangkan Fiki Naki berperan sebagai Firza. Keduanya menjadi bagian dari tujuh mahasiswa yang tiba-tiba mendapatkan paket misterius dan kemudian harus menghadapi berbagai kejadian ganjil.

Selain Ale dan Firza, kelompok tersebut terdiri dari Deva yang diperankan Fatih Unru, Bela oleh Yasamin Jasem, Celia oleh Gabriella Ekaputri, Glen oleh Farandika, serta Kiki yang dimainkan Azela Putri.
 
Kehidupan ketujuh mahasiswa itu mulai berubah setelah paket tersebut tiba. Teror yang mereka alami perlahan berkembang menjadi ancaman serius, bahkan mulai merenggut nyawa.
Situasi tersebut membuat mereka menyadari bahwa kejadian yang dialami bukan sekadar rangkaian kebetulan. Ada alasan tertentu di balik pemilihan mereka sebagai korban, yang ternyata berkaitan dengan peristiwa di masa lalu.
 
PAKET SANTET tidak hanya mengandalkan elemen horor untuk membangun ketegangan. Film ini juga mengangkat persoalan tentang luka, perundungan, dan dendam yang dapat bertahan jauh lebih lama daripada yang dibayangkan seseorang.
 
Hal yang mungkin dianggap sebagai candaan atau kesalahan kecil oleh satu orang bisa saja meninggalkan dampak besar bagi orang lain. Ketika luka tersebut tidak pernah terselesaikan, masa lalu dapat kembali dalam bentuk yang tidak terduga.
 
"PAKET SANTET berangkat dari sesuatu yang sangat dekat dengan keseharian. Dari tindakan sederhana seperti menerima sebuah paket kemudian membawa kita ke pertanyaan yang lebih jauh, bagaimana jika orang yang pernah kita sakiti ternyata tidak pernah melupakan apa yang terjadi? Kami ingin membuat horor yang bukan hanya memberikan ketakutan, tetapi punya angle lain yang juga membuat penonton berpikir tentang konsekuensi dari perilaku kita terhadap orang lain,” ujar Shanty Harmayn selaku Produser.
 
Fatih Unru yang memerankan Deva juga melihat adanya sisi realistis dari konflik dalam film tersebut. Menurutnya, PAKET SANTET mengingatkan bahwa tindakan yang terlihat kecil tetap dapat meninggalkan luka bagi orang lain.
 
PAKET SANTET membuat saya berpikir ulang tentang hal-hal kecil dalam pertemanan yang sering kita anggap sudah selesai. Candaan, sikap, atau momen yang mungkin bagi kita sudah dilupakan, ternyata bisa menjadi luka bagi orang lain. Berperan sebagai Deva membuat saya sadar bahwa perundungan tidak selalu datang dalam bentuk besar dan terlihat. Kadang justru hal kecil yang kita anggap sepele bisa meninggalkan luka paling lama,” ujar Fatih.
Sementara itu, Yasamin Jasem turut menghadapi pengalaman mengerikan melalui karakternya. Salah satu visual yang diperlihatkan dari film tersebut menampilkan Yasamin dengan wajah diselimuti lebah sebagai bagian dari teror yang dialaminya.
 
Yasamin menjelaskan bahwa para karakter dalam film merupakan satu kelompok mahasiswa yang kemudian sama-sama mendapatkan paket misterius. Setelah menerima kiriman tersebut, masing-masing karakter harus menghadapi teror dengan cara mereka sendiri.
 
“Secara karakter kita ini satu geng semuanya, satu perkumpulan mahasiswa dan mahasiswi. Terus kita semua mendapatkan kiriman paket itu gitu. Jadi mungkin belum bisa terlalu banyak diceritain karakternya, tapi kelihatan banget dari kita semua ini pada saat mendapatkan paket, how we deal with it gitu,” ujar Yasamin.
 
Film PAKET SANTET ditulis oleh Obe Karel, Titien Wattimena, dan Ambaridzki Ramadhantyo. Shanty Harmayn menjadi produser bersama Aoura Lovenson Chandra dan Tanya Yuson.
 
PAKET SANTET dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. 
 

 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA