Soekarno: Indonesia Merdeka (Foto: MVP Pictures)
Soekarno: Indonesia Merdeka (Foto: MVP Pictures)

8 Rekomendasi Film Tentang Kemerdekaan Indonesia

Elang Riki Yanuar • 17 Agustus 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Film bertema kemerdekaan bisa menjadi pilihan tontonan saat 17 Agustus, dari kisah perjuangan pahlawan hingga perlawanan terhadap penjajahan.
  • Delapan film Indonesia seperti Merah Putih, Soekarno: Indonesia Merdeka, dan Jenderal Soedirman menghadirkan kisah perjuangan dari berbagai sudut.
  • Dari kisah gerilya hingga perjuangan tokoh nasional, rekomendasi film kemerdekaan ini cocok untuk membangkitkan semangat nasionalisme saat 17 Agustus.
Jakarta: Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus tidak hanya diramaikan dengan berbagai perlombaan dan upacara. Momen ini juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk kembali mengenang perjuangan para pahlawan melalui film-film bertema kemerdekaan.
 
Berbagai film Indonesia menghadirkan cerita tentang perjuangan melawan penjajahan, kisah para tokoh nasional, hingga semangat persatuan di tengah perbedaan. Berikut sejumlah rekomendasi film tentang kemerdekaan Indonesia yang bisa ditonton untuk membangkitkan semangat nasionalisme di momen 17 Agustus.  

Rekomendasi Film Tentang Kemerdekaan Indonesia

1. Merah Putih (2009)


 
Merah Putih merupakan film pertama dari Trilogi Merdeka oleh sutradara Yadi Sugandi dan Conor Allyn. Seri ini menceritakan tentang sekelompok kadet militer dengan latar belakang suku, agama, dan sifat yang berbeda dalam melawan agresi militer Belanda.

Film pertamanya menyoroti lima kadet—Amir (Lukman Sardi), Tomas (Donny Alamsyah), Dayan (Teuku Rifnu Wikana), Soerono (Zumi Zola), dan Marius (Darius Sinathrya)—yang berlatih militer di Jawa Tengah pada tahun 1947. 
 
Saat kamp diserang tentara Belanda, sebagian besar rekan mereka tewas. Mereka yang selamat lantas bergabung menjadi pasukan gerilya untuk melawan penjajah.

2. Darah Garuda / Merah Putih II (2010)


 
Sekuel yang dirilis tahun 2010 ini menceritakan kelanjutan kelompok gerilyawan kadet pada tahun 1947 di bawah pimpinan Amir (Lukman Sardi). 
 
Mereka bersatu melewati perbedaan suku dan agama demi menjalankan misi rahasia Jenderal Sudirman menyerang pangkalan udara vital Belanda di Jawa Barat.

3. Hati Merdeka / Merah Putih III (2011)


 
Film penutup Trilogi Merdeka ini mengisahkan kelompok kadet pimpinan Tomas (Donny Alamsyah) yang harus pergi ke Bali untuk membasmi milisi KNIL kejam pimpinan Kolonel Raymer (Michael Bell). 
 
Namun, mereka dihadapi perpecahan internal setelah mundurnya sang pemimpin lama, Amir (Lukman Sardi).

4. Soekarno: Indonesia Merdeka (2013)


 
Soekarno: Indonesia Merdeka disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan mengisahkan perjalanan hidup Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno. Film yang dibintangi Ario Bayu ini menyoroti seluruh perjalanan hidup sang presiden, mulai dari masa kecilnya ketika masih bernama Kusno hingga Proklamasi 17 Agustus 1945.
 
Di tengah-tengahnya, penonton juga akan disuguhkan cerita penahanan dan pembelaan "Indonesia Menggugat", pengasingan di Ende dan Bengkulu, serta dinamika rumah tangganya  dengan Inggit Garnasih dan Fatmawati.  

5. Jenderal Soedirman (2015)


 
Film biografi pahlawan nasional ini mengisahkan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman (Adipati Dolken) dalam memimpin perang gerilya melawan agresi militer Belanda di tengah kondisi sakit paru-paru parah.
 
Konflik film Jenderal Soedirman dimulai ketika Belanda melanggar Perjanjian Renville dan melancarkan Agresi Militer II ke Yogyakarta pada tahun 1948. Film ditutup saat Belanda akhirnya terdesak dan bersedia meneken Perjanjian Roem-Royen yang mengakui kedaulatan Indonesia secara utuh.

6. Battle of Surabaya (2015)


Film animasi Battle of Surabaya menceritakan kisah perjuangan Musa, seorang anak yatim berusia 13 tahun yang bekerja sebagai penyemir sepatu. 
 
Di tengah kecamuk Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, ia secara rahasia dipercaya menjadi kurir pengantar surat dan kode rahasia bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia.

7. Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015)


 
Film biografi karya sutradara Garin Nugroho ini menceritakan kisah H.O.S. Tjokroaminoto (Reza Rahadian), seorang bangsawan Jawa yang melepaskan status istimewanya untuk membela rakyat pribumi dari ketidakadilan dan kemiskinan pada masa kolonial Hindia Belanda awal 1900-an.

8. Bumi Manusia (2019)


 
Terakhir, film adaptasi buku populer Pramoedya Ananta Toer ini juga disutradarai oleh Hanung Bramantyo serta diproduksi oleh Falcon Pictures. 
 
Bumi Manusia menceritakan kerumitan kisah cinta Minke (Iqbaal Ramadhan), seorang pemuda pribumi terpelajar di sekolah elit HBS, dengan Annelies Mellema (Mawar de Jongh), gadis blasteran Indo-Belanda.
 
Film ini juga menyoroti cengkeraman hukum dan keangkuhan kolonial awal abad ke-20.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA