Film Lee Cronin’s The Mummy (Foto: Warner Bros. Pictures)
Film Lee Cronin’s The Mummy (Foto: Warner Bros. Pictures)

Terlalu Seram, Poster Film Lee Cronin's The Mummy Dilarang Tampil

Elang Riki Yanuar • 06 Agustus 2026 13:20
Ringkasnya gini..
  • Poster film horor The Mummy dilarang tampil di London Underground setelah dinilai menakutkan dan berpotensi membuat anak-anak tertekan.
  • ASA menerima 30 aduan terkait poster The Mummy dan memutuskan materi promosi itu melanggar aturan periklanan di Inggris.
  • Meski dibela Warner Bros., poster The Mummy tetap dilarang dipasang kembali di ruang publik oleh otoritas periklanan Inggris.
Jakarta: Poster film horor The Mummy garapan Lee Cronin dilarang kembali tampil di jaringan kereta bawah tanah London atau London Underground. Keputusan ini diambil setelah poster tersebut dinilai berpotensi menimbulkan ketakutan, terutama bagi anak-anak.
 
Poster yang sempat dipasang di sejumlah stasiun menjelang perilisan film pada bulan April lalu menampilkan close-up sosok perempuan yang telah menjadi mumi dengan kulit abu-abu, satu mata membengkak, serta kain kafan bertuliskan simbol hieroglif. 
 
Poster itu juga disertai tagline "Some things are meant to stay buried" atau jika diterjemahkan berarti “Beberapa hal memang seharusnya tetap terkubur.”

Badan pengawas periklanan Inggris, Advertising Standards Authority (ASA), mengungkap telah menerima 30 aduan terkait kampanye promosi tersebut. Setelah melakukan peninjauan, ASA menilai wajah sosok dalam poster yang tampak cekung dan tak bernyawa menyerupai anak yang telah meninggal.
Salah satu poster diketahui dipasang di lokasi yang terlihat dari sebuah taman kanak-kanak. Karena itu, ASA menyimpulkan materi promosi tersebut berpotensi membuat anak-anak merasa takut atau tertekan.
 
Atas dasar tersebut, ASA memutuskan poster The Mummy melanggar aturan periklanan terkait tanggung jawab sosial, potensi bahaya, dan unsur yang dapat menimbulkan keresahan. Poster itu pun tidak boleh lagi ditampilkan di ruang publik dalam bentuk yang sama.
 
Warner Bros. sempat membela materi promosinya. Studio tersebut menjelaskan bahwa sosok dalam poster merupakan mumi yang masih hidup dan kembali kepada keluarganya sebagai remaja atau dewasa muda. 
 
Menurut mereka, ekspresi wajah yang netral, mata yang terbuka, serta tidak adanya belenggu sengaja dipilih agar tidak terlihat terlalu mengerikan.
 
Meski demikian, ASA tetap mempertahankan larangan tersebut. Di sisi lain, badan itu menolak sejumlah keluhan lain yang menyebut poster tersebut tidak sensitif terhadap orang yang kehilangan anak maupun situasi konflik global. 
 
ASA menilai kalau judul film dan informasi tanggal rilis sudah cukup menjelaskan konteks gambar tersebut sebagai promosi film horor.  

Tentang Film Lee Cronin’s The Mummy

Dirilis di bioskop Indonesia pada 15 April lalu, The Mummy dibintangi Jack Reynor dan Laia Costa sebagai pasangan suami istri yang kembali bertemu putri mereka delapan tahun setelah dinyatakan hilang. Namun, kepulangan sang anak justru berubah menjadi mimpi buruk.
 
Film ini merupakan interpretasi baru dari waralaba The Mummy yang pertama kali dimulai lewat film klasik tahun 1932 yang dilakoni oleh Boris Karloff.
 
Meski memiliki judul yang sama, film tersebut tidak berkaitan dengan seri petualangan The Mummy yang dimulai pada 1999. Sementara itu, Brendan Fraser dan Rachel Weisz dijadwalkan kembali berperan di film The Mummy 4 yang akan dirilis pada 19 Mei 2028.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA