Laporan dari Variety pada Minggu (19/4) menyebut bahwa film The Mummy versi Lee Cronin berhasil meraup US$13,5 juta atau setara Rp231 miliar sejak perdana tayang global pada 17 April kemarin.
Film produksi Warner Bros. dan New Line ini memakan biaya produksi sebesar US$22 juta (Rp377 miliar). Namun, Variety memprediksi bahwa pendapatan akhirnya akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan film Cronin tahun 2023, Evil Dead Rise, yang menghasilkan US$150 juta (Rp2,57 triliun).
Para maestro film horor James Wan dan Jason Blum memproduksi The Mummy melalui rumah produksi mereka, Atomic Monster dan Blumhouse Productions. Proyek ini pun melanjutkan rangkaian film monster mereka: The Invisible Man (2020) dan Wolf Man (2025).
Baca Juga :
The King’s Warden Tembus 14,7 Juta Penonton, Masuk 3 Besar Film Terlaris Korea Sepanjang Masa
Awalnya, film ini ditawarkan ke studio Universal meski ditolak karena mereka juga tengah mengembangkan film The Mummy bersama Brendan Fraser dan Rachel Weisz. Alasan nama Lee Cronin dicantumkan dalam judul adalah demi membedakannya dengan waralaba ikonis milik studio tersebut.
Di sisi lain, The Super Mario Galaxy Movie meraih US$35 juta minggu ini (Rp600 miliar) dan menambah total pendapatan kumulatif menjadi US$747,5 juta (Rp12,8 triliun) secara global. Film garapan Universal and Illumination ini telah menjadi film terlaris tahun ini sejak dirilis pada 1 April.
Kemudian, Project Hail Mary, yang dirilis pada 8 April, juga masih populer minggu ini dan meraup US$20,5 juta (Rp352 miliar) di posisi kedua. Demikian, total pendapatan domestik film petualangan fiksi ilmiah ini mencapai angka US$285,1 juta (Rp4,89 triliun).
Sinopsis Lee Cronin’s The Mummy
Lee Cronin's The Mummy menceritakan sebuah keluarga yang hancur setelah putri kecil mereka, Katie (Natalie Grace), hilang tanpa jejak di gurun. Delapan tahun kemudian, keluarga tersebut dikejutkan oleh kepulangan Katie yang ditemukan dalam kondisi misterius.Namun, kebahagiaan reuni tersebut segera berubah menjadi mimpi buruk. Katie tampak berbeda secara fisik maupun mental setelah ditemukan tersegel di dalam sebuah sarkofagus berusia 3 ribu tahun.
Saat keluarga berusaha menerima kembali kehadirannya, mereka perlahan menyadari bahwa Katie telah menjadi wadah bagi kekuatan kuno yang jahat. Teror supranatural pun mulai menguasai rumah mereka.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News