Disutradarai Destin Daniel Cretton, film solo keempat Spider-Man sekaligus sekuel ke-38 dalam MCU ini mengambil latar empat tahun setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home (2021). Perilisan film ini juga segera menandai akhir dari Saga Multiverse di Fase 6 MCU.
MCU dikenal lewat adegan mid-credits dan post-credits yang hampir selalu menyisipkan petunjuk tentang proyek Marvel berikutnya atau menghadirkan momen lucu sebagai penutup dengan menghidupkan kembali lelucon dari film sebelumnya.
Namun, ada juga adegan pascakredit yang justru memperkenalkan karakter atau alur cerita baru yang hingga kini belum pernah dilanjutkan lagi, seperti kemunculan Harry Styles sebagai Eros di Eternals atau terungkapnya putra Hulk dalam serial She-Hulk: Attorney at Law.
Banyak penggemar bertanya-tanya apakah film Spider-Man: Brand New Day memiliki post-credit scene. Simak informasi di bawah ini.
Artikel Ini Mengandung Spoiler untuk Film Spider-Man: Brand New Day.
Apakah Spider-Man: Brand New Day Punya Post-Credit Scene?
Ya. Film ini menampilkan satu adegan tambahan usai seluruh kredit diputar. Cuplikan tersebut menunjukkan titik persis Spider-Man lewat Spidey Tracker, aplikasi pendeteksi yang dikembangkan oleh Ned Leeds.Aplikasi itu pun memperlihatkan lokasi Spider-Man yang semula berada di New York tiba-tiba berpindah jauh di luar angkasa. Banyak penggemar berspekulasi bahwa hal tersebut memiliki hubungan dengan peristiwa Avengers: Doomsday yang tayang akhir tahun.
Sinopsis Film Spider-Man: Brand New Day
Empat tahun setelah dunia melupakan siapa dirinya akibat mantra Doctor Strange (Benedict Cumberbatch), Peter Parker (Tom Holland) menjalani hidup dalam bayang-bayang sebagai Spider-Man. Tanpa nama dan identitas, ia tetap setia menjaga keamanan New York, meski harus menanggung kesepian dan kehilangan yang mendalam.Ketika sebuah ancaman baru muncul dengan kekuatan yang bisa mengguncang kota, Peter mendapati kemampuan supernya sendiri mulai berevolusi secara tak terduga. Ia mampu menghasilkan jaring organik tanpa teknologi tambahan. Namun, mutasi itu membawa potensi besar sekaligus bahaya yang mengancam dirinya.
Dalam perjuangan melawan musuh yang semakin kuat, ia dipaksa menghadapi pertanyaan mendasar: apakah ia masih bisa menjadi pahlawan tanpa pengakuan, atau justru akan kehilangan jati dirinya di tengah perubahan yang tak terkendali?
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda