Messi Gusti (Foto: Medcom/Rafi)
Messi Gusti (Foto: Medcom/Rafi)

Pakai Kostum Astronot, Messi Gusti Curhat Tantangan Syuting Film Pelangi di Mars

Rafi Alvirtyantoro • 11 Maret 2026 14:36
Ringkasnya gini..
  • Film Pelangi di Mars menggabungkan teknologi Extended Reality (XR) dengan aksi live-action yang menantang kreativitas para pemain.
  • Messi Gusti dan Vanya Rivani ungkap tantangan fisik saat mengenakan kostum astronot berat serta adegan ekstrem di lokasi syuting.
  • Karya sutradara Upie Guava yang dibintangi Rio Dewanto ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026.
Jakarta: Film Pelangi di Mars akan menggabungkan unsur animasi dengan live-action. Perpaduan ini memberikan tantangan tersendiri bagi para pemain selama proses syuting, khususnya bagi Messi Gusti.
 
Messi Gusti mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terberat berperan sebagai Pelangi dalam film karya sutradara Upie Guava ini adalah mengenakan kostum astronot.
 
“Aku pas syuting XR (Extended Reality) tuh baju aku full set kan, pakai baju astronot itu. Jadi aku harus kayak koreonya tuh besar gitu lah,” kata Messi Gusti kepada Medcom.id belum lama ini.

Menurutnya, baju astronot yang tebal ditambah dengan tuntutan koreografi membuatnya sulit bergerak bebas.
 
“Karena bajunya full set tuh udah kalau mau ngangkat tangan aja tuh susah gitu loh Kak. Kayak udah pakai armor-armor segala macam gitu,” ucap Messi.
 
Untuk mengatasi kendala tersebut, Messi rutin melakukan senam agar tubuhnya lebih fleksibel dan mampu beradaptasi dengan kostum syuting yang berat.
 
“Jadi, setiap udah syuting udah lumayan beradaptasi sih,” tutur Messi.
 
Meski begitu, ia mengaku tetap merasa kepanasan saat berada di dalam kostum tersebut.
 
“Karena bajunya kan tebel ya. Jadi harus sering-sering ganti kaos dalemannya itu,” lanjutnya.  

Imajinasi dan Fisik di Lokasi Syuting

Sementara itu, Vanya Rivani yang berperan sebagai robot Kimchi merasa tidak memiliki tantangan khusus yang membebani. Ia justru mengungkapkan bahwa proses syuting film Pelangi di Mars terasa sangat menyenangkan.
 
“Proses syutingnya beneran seru banget sih. Bener-bener kayak menurut aku itu hidup sehat berkedok syuting sih,” ungkap Vanya.
 
Meski demikian, Vanya menyebutkan ada satu adegan yang paling sulit dilakukan, yakni adegan di atas tebing. Dalam prosesnya, para pemain dituntut mengandalkan imajinasi tinggi agar adegan tampak nyata pada hasil akhir.
 
“Yang di tebing. Jadi, pas syutingnya tuh kita bener-bener membayangkan kayak kita tuh nggak boleh jatuh (di ujung tebing),” ujar Vanya.
 
“Ada jerami-jeraminya ya ditaruh, jadi kita bener-bener kayak ya jatuh, jatuh aja gitu. Makanya aku jujur pas syuting aku biru-biru,” tambah Vanya lagi.
 
Walaupun harus menggunakan koyo dan merasakan pegal di sekujur tubuh, ia tetap menikmati setiap momen di lokasi syuting.  

Sinopsis dan Jadwal Tayang Pelangi di Mars

Selain Messi Gusti dan Vanya Rivani, film Pelangi di Mars juga dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Rio Dewanto, Lutesha, Gilang Dirga, Kristo Immanuel, Bimo Kusumo, dan Dimitri Arditya.
 
Pelangi di Mars merupakan film fiksi ilmiah keluarga yang disutradarai oleh Upie Guava dan diproduksi oleh Mahakarya Pictures. Berlatar tahun 2090, film ini mengisahkan kehidupan seorang anak yang menjadi manusia pertama yang lahir dan tumbuh di Planet Mars.
 
Film Pelangi di Mars dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA