Sutradara Monica Vanesa Tedja mengungkapkan bahwa salah satu teman baiknya yang merupakan seorang ARMY, sebutan untuk penggemar BTS, menjadi inspirasi dalam menggarap proyek serial tersebut.
"Jadi aku punya teman baik yang sangat menggemari K-Pop, gitu. Kalau boleh dibocorin dikit, dia (temanku) ARMY," kata Monica Vanesa Tedja di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Transformasi Positif Sang Sahabat
Perubahan positif yang dialami temannya setelah bergabung dalam komunitas ARMY memicu ide kreatif di kepala sang sutradara."Aku kan berteman sama dia dari sebelum dia menemukan idol-nya dia ini ya, sebelum dia menjadi ARMY," tutur sutradara yang akrab disapa Mica itu.
Mica menyaksikan langsung bagaimana kecintaan terhadap musik K-pop mampu mengubah kepribadian temannya tersebut.
Perubahan tersebut pun terlihat jelas di matanya, mulai dari gaya penampilan sehari-hari hingga gairah hidup yang menjadi jauh lebih besar.
"Jadi kayak semuanya berubah; personality-nya, bagaimana cara dia berpenampilan, dan aku melihat ada, in a good way gitu, kayak tiba-tiba menjadi memiliki gairah hidup yang lebih," jelas Mica.
Menggali Sisi Passion dan Obsesi
Melihat transformasi luar biasa dari sang sahabat, Mica merasa tertarik untuk mengulik fenomena tersebut secara lebih mendalam melalui karya audio visual."Dan dari situ sih aku jadi mulai tertarik untuk membahas, 'Ada apa sih sebenarnya di balik passion dan obsession ini?' gitu," ucap Mica.
Berangkat dari pengamatan tersebut, terciptalah serial Night Shift For Cuties yang dikemas dalam delapan episode. Serial yang dibintangi oleh Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa ini resmi menayangkan episode perdananya di platform Netflix mulai 4 Juni 2026.
Night Shift For Cuties sendiri mengangkat kisah perjuangan dua orang sahabat yang harus membagi waktu dengan ketat antara bekerja sif malam di sebuah minimarket dan kehidupan emosional mereka sebagai penggemar K-pop yang rela melakukan apa saja demi mendukung sang idola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News