Kristo Immanuel mengungkap alasannya harus menjalani tes tersebut saat menjalani proses pembacaan naskah.
"Jadi pas awal-awal gue reading tuh salah satu tesnya adalah jongkok. Karena katanya yang bisa jongkok itu berarti pahanya kuat," ungkap Kristo Immanuel dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Iqbaal Ramadhan yang juga bermain dalam film Operasi Pesta Copet menambahkan alasan Kristo Immanuel harus melakukan tes jongkok.
"Karena kalau anak tongkrongan pinggiran biasanya nongkrongnya jongkok," tutur Iqbaal.
Baca Juga :
Ernest Prakasa Ungkap Alasan Film Operasi Pesta Pora Ganti Judul Jadi Operasi Pesta Copet
Pengalaman Riset dan Dinamika Peran
Tes jongkok itu pun berhasil dilewati Kristo Immanuel hingga akhirnya ia mendapatkan peran Adut, seorang pencopet dalam film tersebut.Pada kesempatan itu, Kristo Immanuel menjelaskan pengalaman seru selama terlibat dalam film Operasi Pesta Copet.
"Serunya adalah berdiskusi dengan teman-teman saya ini karena kita punya riset yang berbeda-beda," ungkap Kristo.
Menurutnya, perbedaan tersebut menjadi pelengkap bagi para pemain.
"Karena kita punya riset yang berbeda-beda. Jadi, kayak suka biasanya ngobrolnya kayak gini, aksennya kayak gini. Kita melengkapi satu sama lain," ucap Kristo.
Baca Juga :
Iqbaal Ramadhan Ungkap Tantangan Syuting Operasi Pesta Copet di Tengah Kerumunan Pestapora
Sinopsis dan Jajaran Pemain
Selain Kristo Immanuel dan Iqbaal Ramadhan, film Operasi Pesta Copet juga dibintangi oleh Fauzan Lubis, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba. Film ini tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026.Film Operasi Pesta Copet menceritakan empat anak muda—Ijal (Iqbaal Ramadhan), Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba)—yang nekat merencanakan aksi pencopetan massal di tengah festival musik Pestapora demi keluar dari tekanan ekonomi serta lilitan utang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda