Cast Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? (Foto: instagram)
Cast Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? (Foto: instagram)

Ivan Gunawan Rasakan Nikmatnya Akting di Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu

Elang Riki Yanuar • 16 September 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Ivan Gunawan merasa Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu menjadi pengalaman film paling berbeda selama hampir 25 tahun berkarier.
  • Peran sebagai desainer fesyen di Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu membuat Ivan Gunawan lebih mudah mengeksplorasi kemampuan aktingnya.
  • Nobar Spesial Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu melibatkan lebih dari 5 ribu anak yatim dari 119 yayasan di 17 kota.
Jakarta: Ivan Gunawan kembali memperluas kiprahnya di dunia hiburan lewat film layar lebar Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu. Bagi Ivan, proyek terbaru Falcon Pictures ini menjadi pengalaman akting yang terasa berbeda setelah hampir 25 tahun berkarier di industri hiburan.

Ivan mengaku baru kali ini benar-benar merasakan dirinya menjalani proses sebagai pemain film. Peran yang diberikan kepadanya juga membuka ruang untuk mengeksplorasi kemampuan akting yang selama ini belum banyak ditampilkan.

"Selama aku berkarier hampir 25 tahun, aku baru merasa main film di film ini. Aku merasa dapat peran dan kesempatan di film ini," kata Ivan Gunawan di Jakarta. 

Dalam Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu, Ivan memerankan karakter bernama Prince. Dia merupakan seorang desainer fesyen yang memiliki butik dengan bisnis yang cukup sukses.

Profesi Prince menjadi salah satu hal yang membuat Ivan merasa memiliki kedekatan dengan karakter tersebut. Pengalamannya sebagai desainer fesyen juga membuat dia lebih mudah memahami dunia yang menjadi latar belakang tokoh tersebut.
 
"Di sini aku jadi Prince, fashion designer yang punya butik yang sangat laris dan punya asisten namanya Stella. Film ini dekat sekali dengan kehidupan aku. Tentu banyak drama yang salah satunya datang dari asisten namanya Stella. Di sini aku senang Marsha banyak belajar gimana cara cutting, memilih bahan," ungkapnya.

Kedekatan Ivan dengan dunia fesyen juga turut membantu Marsha Timothy dalam mempersiapkan perannya sebagai Stella. Marsha dituntut memahami sejumlah detail yang berkaitan dengan pekerjaan di balik proses pembuatan busana.

Selama berada di lokasi syuting, Marsha pun mendapat kesempatan belajar langsung dari Ivan. Pengetahuan tersebut menjadi bagian penting untuk membuat karakter Stella terlihat lebih meyakinkan ketika berhadapan dengan aktivitas di butik.

"Iya, sudah gitu shoot-nya detail banget. Makanya belajar. Dia juga ada di lokasi, jadi kalau ada kurang dia ingatkan," kenang Marsha.

Meski memiliki pengalaman panjang di dunia hiburan, Ivan mengaku tetap mendapat tantangan ketika harus membangun karakter untuk film. Salah satu hal yang paling dia rasakan adalah arahan sutradara Herwin Novianto agar aktingnya tidak terlihat dibuat-buat.

"Mungkin di film sebelumnya aku merasa akting kayak dibuat-buat, tapi di sini Mas Herwin mau aku natural dan semua adegan bisa dirasakan. Aku di butik banyak scene panjang. Aku tuh penginnya di lokasi, karena aku ingin cepat pulang, karena aku enggak mau lama-lama di lokasi. Aku berusaha tiap adegan take dua kali dan selesai," katanya.

Menurut Ivan, arahan tersebut membuatnya memahami bahwa akting bukan sekadar mengucapkan dialog atau mengikuti adegan. Dia perlu membangun emosi agar setiap momen yang dimainkan terasa lebih natural di hadapan kamera.
 

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Ivan merasa Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan kariernya. Film ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk memainkan karakter yang dekat dengan profesinya, tetapi juga membuatnya belajar pendekatan akting yang berbeda.

"Film ini komedinya ada, dramanya ada dan wajib ditonton. Kita lakukan promo sudah dari beberapa waktu lalu dan masyaallah tanggapannya positif. Insyaallah film ini dapat tanggapan baik," ucap Ivan Gunawan.

Di luar pengalaman Ivan sebagai pemain, Falcon Pictures juga menghadirkan program Nobar Spesial menjelang penayangan Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu. Program tersebut mengajak anak-anak yatim piatu dari berbagai daerah untuk menikmati film bersama di bioskop.

Lebih dari 119 yayasan dan panti asuhan di lebih dari 17 kota ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Total lebih dari 5 ribu peserta mendapat kesempatan menyaksikan Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu melalui kegiatan yang berlangsung pada 16 hingga 19 September 2026.

Film ini mengisahkan seorang ibu tunggal yang mendapat vonis bahwa hidupnya tidak akan lama lagi. Sebagai seorang perancang gaun pengantin, dia berusaha menggunakan sisa waktunya untuk membahagiakan sang putri sekaligus mempersiapkannya agar mampu menjalani kehidupan secara mandiri.

Produser Falcon Pictures, Frederica, berharap Nobar Spesial dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak yang ikut serta. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar mengajak mereka menonton film, tetapi juga menghadirkan ruang untuk berbagi kebahagiaan dan harapan.

“Melalui nobar ini, kami ingin memberikan kebahagiaan sekaligus harapan untuk adik-adik kecil kita. Kami ingin mereka tahu bahwa hidup terus berjalan, apa pun yang sudah mereka lalui. Jangan berhenti bermimpi, jangan takut melangkah, karena selalu ada masa depan yang lebih baik. Bagi kami, move on bukan berarti melupakan, tetapi bangkit dan terus menjalani hidup dengan penuh harapan," ujar Frederica.
 
Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? dijadwalkan resmi tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026.






 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA