Refleksi Kehidupan dalam Film. (Foto: Shutterstock)
Refleksi Kehidupan dalam Film. (Foto: Shutterstock)

Refleksi Kehidupan dalam Film

Hiburan galeriindonesiakaya
Gervin Nathaniel Purba • 20 Januari 2019 19:00
Jakarta: Film lebih dari sekadar gambar bergerak yang diputar. Film sering kali digunakan untuk menyajikan peradaban masyarakat, merekam secara jujur fenomena yang terjadi, refleksi kehidupan, dan bagaimana masyarakat menatap masa depan.
 
Indonesia memiliki beberapa sineas yang ahli dalam menghasilkan film bertema masyarakat, lokalitas, dan tragedi. Salah satunya, Wisnu Wicaksono Legowo, sutradara film Turah.
 
Dalam film Turah, Wisnu menceritakan masyarakat di pesisir pantai utara di Tegal. Masyarakat yang terpinggirkan di tengah kemegahan dan kelayakan kehidupan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada Kamila Andini yang menjajal dunia film berkat ayahnya, Garin Nugroho. Filmnya berjudul Sekala Niskala sukses meraih penghargaan di beberapa kompetisi Internasional.
 
Film ini mengangkat anak sebagai tokoh utama. Sekala Niskala menceritakan bagaimana seorang anak melihat kematian yang akan selalu menghantui kehidupan.
 
Kemudian, ada Aryanto Yuniawan. Dia merupakan sineas film animasi yang mengangkat pertempuran 10 November ke dalam film animasi. Tokoh sentral film ini ialah seorang anak yang berjuang dalam peperangan yang melanda Surabaya.
 
Saksikan selengkapnya kisah para sineas tersebut dalam program IDEnesia bertajuk Refleksi Kehidupan dalam Film pada Minggu, 20 Januari 2019, pukul 21.30, hanya di Metro TV.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi