Jumpa pers Docs by the Sea di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa, 16 April 2019 (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Jumpa pers Docs by the Sea di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa, 16 April 2019 (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Sembilan Proyek Film Indonesia Melaju dalam Docs by the Sea Incubator

Hiburan film dokumenter
Cecylia Rura • 16 April 2019 17:30
Jakarta: Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) Indonesia kembali menggandeng lembaga nirlaba In-Docs untuk proyek film dokumenter Docs by the Sea Incubator. Sebanyak 24 proyek film dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia melalui proses inkubasi untuk menarik pendanaan dan memperluas jangkauan distribusi internasional.
 
Program inkubasi diterapkan, berkaca dari kesuksesan Docs by the Sea pertama yang menuai respons positif hingga menarik perhatian pelaku industri film dokumenter. Sehingga acara ini menjadi agenda wajib bagi para stakeholder di perfilman dokumenter.
 
"Untuk menjaga momentum itulah Docs by the Sea yang sekarang, incubator, diselenggarakan mulai tahun ini karena BEKraf bersama In-Docs memutuskan bahwa penyelenggaraan Docs by the Sea pitching forum dilakukan setiap dua tahun sekali dan setiap tahun ada incubator program," kata Wakil Kepala BEKraf Ricky Joseph Pesik dalam jumpa pers Docs by the Sea di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa, 16 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini adalah program Docs by the Sea ketiga yang diselenggarakan BEKraf dan In-Docs. Bedanya, untuk tahun ini ada program inkubasi untuk memoles kemampuan para kreator berkarya.
 
Program inkubasi mencakup tiga fokus atau lab yaitu Storytelling, Editing, dan Creative Producing dengan kuota masing-masing delapan proyek dari Asia Tenggara. Creative Producing adalah lab baru untuk menjaring produser Indonesia dan Asia Tenggara yang memiliki potensi menarik di dunia internasional.
 
Sembilan proyek asal Indonesia berhasil masuk dalam 24 proyek di tiga lab. Dalam Storytelling Lab ada 1 Man, 33 Children oleh Ika Wulandari, The Ant and the Elephant oleh Linda Nursanti dan Mada Ariya Putra, Living on the Top of Fault oleh Yusuf Radjamuda dan Sarah Adilah, serta Waste on My Plate oleh David Darmadi.
 
Dalam Editing Lab ada dua proyek film Indonesia yaitu Catharina in a Country of Choirs oleh Patar Simatupang dan Iwan Setiawan serta Help is on the Way oleh Ismail Fahmi Lubis dan Nick Calpakdijan.
 
Terakhir, dalam lab baru Creative Producing tiga proyek film Indonesia melaju di antaranya My Big Sumba Family oleh Mandy Marahimin, The Cochela Project oleh Wini Angraeni, serta Waste on My Plate oleh Lidia Afrilita.
 
Docs by the Sea Incubator akan diselenggarakan pada 25 April hingga 2 Mei 2019 di Bali.
 

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif