Jakarta: Aktris Mawar de Jongh mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan terlibat dalam film Hamka: Awal Mula Vol. 3. Memerankan karakter Kulsum, Mawar mendapatkan pengalaman baru sekaligus tantangan dalam mendalami sosok yang menjadi bagian dari perjalanan hidup Buya Hamka.
Bagi Mawar, keterlibatannya dalam film tersebut menjadi pengalaman berharga. Dia tidak hanya dituntut membangun karakter melalui akting, tetapi juga harus memahami latar cerita dan hubungan antartokoh agar dapat menghadirkan peran Kulsum secara meyakinkan.
Dalam film Hamka: Awal Mula Vol. 3, Kulsum digambarkan sebagai teman masa kecil Buya Hamka yang kembali bertemu dengannya dalam perjalanan menggunakan kapal. Karakter tersebut menjadi salah satu bagian dari cerita yang membawa penonton mengenal lebih jauh perjalanan awal kehidupan tokoh besar tersebut.
Untuk mendalami perannya, Mawar mengaku harus mencari berbagai referensi mengenai karakter Kulsum. Dia membaca sejumlah artikel dan informasi yang tersedia secara online, sekaligus berdiskusi dengan sutradara Fajar Bustomi untuk memahami karakter yang akan diperankannya.
Proses pendalaman karakter juga dilakukan melalui sesi reading bersama para pemain dan acting coach. Mawar mengakui sempat mengalami kesulitan pada awal persiapan. Namun, dukungan dari sutradara dan tim pemain membuat proses tersebut dapat dilalui bersama.
“Awalnya agak sedikit kesulitan, tapi karena waktu reading juga sama cast lainnya ditemani oleh Mas Fajar terus, sama acting coach juga, jadi ya rasanya semua kesulitan, puji Tuhan, bisa diselesaikan bersama-sama,” ungkap Mawar.
Selain pengalaman mendalami karakter, Mawar juga dibuat kagum dengan detail produksi film, terutama set kapal yang digunakan dalam cerita. Dia menilai pembangunan set tersebut melibatkan kerja keras banyak orang untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan kebutuhan film.
“Ketika pertama kali melihat set-nya juga nggak berhenti terkagum-kagum. Kayak, ini kerja keras banyak orang untuk bikin set ini. Terus juga keren banget, semua detail-detailnya. Aku bangga banget dan bersyukur banget bisa ada di project ini,” ujarnya.
Film Hamka: Awal Mula Vol. 3 merupakan bagian terakhir dari trilogi perjalanan hidup Buya Hamka. Meski menjadi penutup trilogi, film ini justru mengajak penonton kembali melihat masa awal kehidupan Buya Hamka sebelum dikenal sebagai ulama, sastrawan, dan tokoh bangsa.
Vino G. Bastian kembali dipercaya memerankan Buya Hamka. Kali ini, dia menghadapi tantangan berbeda karena harus menggambarkan sosok Hamka dalam usia yang jauh lebih muda dibandingkan dua film sebelumnya. Cerita akan memperlihatkan perjalanan Hamka sejak remaja hingga memasuki kehidupan pernikahan.
Untuk mendukung penampilannya, Vino menjalani persiapan khusus, termasuk mempelajari bahasa Minang dan bahasa Arab. Penguasaan kedua bahasa tersebut menjadi tantangan tersendiri karena karakter Buya Hamka dikenal memiliki kemampuan berbahasa Arab yang baik.
“Hamka itu fasih bahasa Arab, jadi saya harus belajar bahasa Arab lagi. Termasuk bahasa Minang, jadi bahasa Minang, bahasa Arab, bahasa Indonesia. Bahasa Arab tuh agak susah, ya. Kalau kita panjang pendeknya aja salah, artinya bisa beda,” kata Vino.
Sementara itu, Dessy Ratnasari juga mendapatkan pengalaman baru selama terlibat dalam film tersebut. Dia mengaku memperoleh banyak pengetahuan mengenai bahasa, adat istiadat, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga Buya Hamka.
“Banyak ilmu baru, banyak inspirasi baru, banyak pelajaran baru, terutama urusan agama. Bagaimana seorang tokoh Buya Hamka ini betul-betul memegang prinsipnya di mana pun dia berada. Baik itu sebagai sastrawan, jurnalis, politisi, ataupun sebagai ketua MUI pertama, beliau betul-betul memegang prinsip beliau di mana pun beliau berada. Itu pelajaran yang paling penting saya rasa,” ungkap Dessy.
Film Hamka: Awal Mula Vol. 3 dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 19 November 2026.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan