Andri Mashadi (Foto: Istimewa)
Andri Mashadi (Foto: Istimewa)

Aktor Andri Mashadi Terungkap Sering Mengamati Wartawan, Ada Apa?

Agustinus Shindu Alpito • 02 April 2026 13:43
Ringkasnya gini..
  • Andri Mashadi riset peran wartawan dengan observasi langsung di konferensi pers.
  • Karakter Risang digambarkan egois, money-oriented, dan berani lawan pejabat.
  • Zona Merah siap produksi, hadirkan cast lama & wajah baru.
Jakarta: Aktor Andri Mashadi mengaku sering memerhatikan gerak-gerik wartawan ketika mengikuti sebuah konferensi pers. Hal tersebut ia lakukan demi riset karakternya dalam seri Zona Merah. 
 
Ketika ditemui awak media di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4), Andri menjelaskan proses riset sebelum berperan sebagai karakternya Risang, seorang wartawan. Ia pun melakukan observasi kepada sejumlah jurnalis yang dijumpai. 
 
“Waktu aku baca cerita tentang karakter si Risang, dia sangat amat menarik. Dia seorang wartawan. Jadi aku mulai riset tuh, wartawan kayak apa, sih, di Indonesia gitu,” ceritanya.
 

Observasi saat Konferensi Pers

Pria berusia 33 tahun itu mengungkap salah satu lokasi di mana ia bisa mengobservasi para jurnalis dengan leluasa. Salah satunya dalam kegiatan konferensi pers. Pemeran Risang ini akan meneliti kebiasaan mereka saat itu.

“Jadi aku lihat, nih, kalau lagi presscon kayak gini, aku suka perhatiin, nih. Ada yang suka outstanding sendiri, wah aku ambil sedikit (kepribadiannya). Ada yang kalem-kalem, enggak aku ambil,” ucap Andri.
 
Karakter Risang dalam seri Zona Merah digambarkan sebagai seorang wartawan yang kerap berhadapan dengan pejabat publik. Sebagai aktor, Andri mencoba memberanikan diri menjadi jurnalis yang meminta tanggung jawab para pemangku kebijakan. 
 
“Jadi, menurutku, bargain power-nya dia (Risang) sama bupatinya sama besarnya. Walaupun dia posisinya jauh, cuman dia punya bergain power yang sama,” jelasnya.
   

Karakter Jurnalis yang Egois

Andri Mashadi juga menjadikan kepribadian Risang sebagai wartawan yang egois serta berorientasi pada uang. Ditambah, sikapnya yang “petantang-petenteng dan tengil” mempertebal desain karakter tersebut.
 
“Cuman, Risang, kan, juga dia sebenarnya wartawan yang lumayan money-oriented juga, lumayan apa ya, dia mementingkan dirinya sendiri dan, ya, dia ngelakuin banyak hal sebenarnya untuk keuntungan dirinya sendiri. Jadi menurutku aku ambil point of view yang seperti itu jadi lebih menarik intinya,” pungkas Andri.
 

Tentang Film Zona Merah

Serial Zona Merah kini resmi diadaptasi ke layar lebar. Bersama rumah produksi Screenplay Films, mereka mengumumkan proses produksi akan terlaksana mulai April hingga Mei 2026. Film ini menghadirkan skala produksi yang lebih besar, pendekatan visual yang lebih sinematik, serta intensitas cerita yang ditingkatkan secara signifikan.
 
Proyek Zona Merah akan disutradarai oleh Sidharta Tata bersama Fajar Martha Santosa. Sidharta Tata juga terlibat sebagai penulis skenario sementara Fajar Martha Santosa memimpin keseluruhan proses pengembangan.
 
Dari sisi pemain, proyek ini menghadirkan kombinasi karakter lama dan wajah-wajah baru yang memperluas semesta cerita. Aghniny Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore, Devano, dan Lukman Sardi kembali melanjutkan peran mereka. 
 
Sementara itu, Luna Maya, Bryan Domani, Shindy Huang, Myesha Lin, dan Derby Romero resmi bergabung sebagai karakter baru yang akan membawa dinamika berbeda dalam cerita. Tak hanya tampil di depan layar, Luna juga mengambil peran strategis sebagai produser eksekutif. 
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA