Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag RI Sri Ilham Lubis sedang menikmati layanan hias tangan gratis/Kemenag.go.id
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag RI Sri Ilham Lubis sedang menikmati layanan hias tangan gratis/Kemenag.go.id

Cerita Jemaah Haji Mencoba Layanan Rias Tangan Gratis

Haji Haji 2019
Sobih AW Adnan • 27 Agustus 2019 12:09
Jeddah: Program pemulangan jalur cepat alias iyab yang sedang diuji coba Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menawarkan beragam layanan gratis bagi jemaah haji. Salah satunya adalah mehndi atau mehendi, seni menghias tubuh dengan henna.
 
Layanan rias gratis ini terdapat di bagian tengah lounge yang berada di Kompleks Terminal Saudi Arabian Airlines. Sejumlah pelaku seni henna siap melayani jemaah yang ingin menghias tangannya agar terlihat lebih cantik.
 
Mereka adalah perempuan-perempuan asal Yaman yang sangat terampil melukiskan henna di atas permukaan kulit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nama saya Maha," tutur wanita bercadar yang sedang melukis tangan jemaah haji Indonesia di Lounge Eyab, Jeddah, sebagaimana dirilis laman Kemenag.go.id pada Senin, 26 Agustus 2019.
 
Hanya butuh 10 menit bagi Maha untuk merias dua tangan dengan henna motif India. Untuk mendapatkan hasil maksimal, usai proses pelukisan mesti dikeringkan terlebih dahulu satu sampai dua jam. Maha mengklaim, lukisan henna ini akan bertahan hingga tiga bulan meski terus terbilas air.
 
Anggota jemaah haji kloter 11 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) Sunarti mengaku baru pertama kali menghias tangannya dengan henna. Dia penasaran dengan hasil karya para seniman mehendi.
 
"Rasanya senang. Ini pertama kalinya dibuatkan seni henna sama ahlinya," kata Sunarti.
 
Anggota jemaah lainnya, Erni juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, kualitas lukisan henna itu terasa sangat adem di tangan.
 
"Saya penasaran, ini artnya bagus sekali," katanya.
 
Tidak hanya anggota jemaah haji yang mencoba seni tubuh ini, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis pun tak luput untuk mencoba henna di kedua tangannya.
 
"Mehendi ini tidak selalu digunakan untuk acara pernikahan saja, makanya ini saya mau coba," kata Sri Ilham.
 
Tak hanya mehendi, melalui iyab, Pemerintah Saudi juga menunjukkan keramahannya dengan melibatkan anak-anak kecil lucu dengan beragam busana.
 
Jemaah juga diberikan minuman air zamzam dari teko besar khas Timur Tengah.
 
Keramahan juga ditunjukkan Saudi dengan adanya kelompok laki-laki berpakaian khas Timur Tengah yang berkeliling menyapa jemaah.
 
"Welcome, ya welcome, Indonesia welcome, Jakarta welcome," ucap kelompok itu dalam kalimat bernada khas.
 

(SBH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif