Konsul Jenderal AS di Jeddah Ryan M. Gilha/MCH/ha
Konsul Jenderal AS di Jeddah Ryan M. Gilha/MCH/ha

Cara Warga Amerika Serikat Pergi Haji

Haji Haji 2019
Media Center Haji • 23 Agustus 2019 11:13
Jeddah: Meski bukan termasuk negara dengan jumlah penganut Islam terbesar, Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu negara yang memberi kebebasan bagi warganya untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Arab Saudi.
 
Berbeda dengan Indonesia, AS hanya mengirimkan 20 ribu calon haji per tahun. Pengurusan pun tidak dilakukan pemerintah. Proses perjalanan haji sepenuhnya diserahkan kepada agen perjalanan resmi, salah satunya bernama El Salam.
 
Konsul Jenderal AS di Jeddah Ryan M. Gilha menceritakan, perkembangan Islam di AS sudah dimulai sejak abad ke-18. Mulanya, sekira lima sampai enam juta orang saja. Keumuman dari ereka adalah pendatang Asia, termasuk Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun adapula warga negara AS yang melalui proses pindah keyakinan," kata Ryan saat bertemu Tim Media Center Haji (MCH) Indonesia di Jeddah, berberapa waktu lalu, sebagaimana dirilis laman Kemenag.go.id, Jumat, 23 Agustus 2019.
 
Lantaran bukan anggota Organisation Islamic Cooperation (OKI), AS tidak mendapatkan kuota resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Jumlah calon haji yang diberangkatkan lebih disesuaikan dengan kapasitas agen perjalanan.

Untuk proses pendaftaran haji di AS, Ryan menjelaskan, cukup mudah. Calon anggota jemaah cuma perlu mengunjungi situs resmi lembaga urusan haji dan mengikuti sejumlah instruksi, termasuk memilih operator perjalanan. Setelah itu, mereka langsung diarahkan kepada pengurusan visa aplikasi yang tersedia.


"Pemerintah AS tidak mempunyai aturan detail tentang haji. Aplikasi pendaftaran dan izin prosesnya sangat mudah," kata Ryan.
 
Ryan menjelaskan, warga negara AS yang memiliki minat berhaji saat ini kian meningkat. Oleh karenanya, Pemerintah AS berharap kapasitas jemaah haji bisa terus bertambah.
 
"Tahun ini kami menerima laporan satu operator yang memesan pesawat khusus pertama kalinya untuk jemaah haji. Ini pertama kalinya sejak 1997, kami mempunyai penerbangan langsung dari Amerika ke Arab Saudi untuk program haji. Menurut kami ini menjadi peluang untuk menambah jumlah jemaah haji dari AS," ujar dia.
 

(SBH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif