Satu Anggota Jemaah Haji Makassar Meninggal di Pesawat
Dokter PPIH Makassar menangani jenazah haji yang meninggal di pesawat. Istimewa.
Makassar: Seorang anggota jemaah haji asal Debarkasi Makassar meninggal di pesawat dalam perjalanan pulang ke Tanah Air, Kamis, 30 Agustus 2018. Dia tergabung dalam Kloter 4 yang menempuh perjalanan dari Jeddah, Arab Saudi.

Jemaah yang meninggal bernama Jawariah Sanusi binti Lawaru, wanita berusia 76 tahun asal kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Menurut laporan kematian yang ditulis kloter 4 bernama Tri Yanti, almarhumah terkena serangan jantung. Selain itu Jawirah punya riwayat hipertensi.


Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar Kaswad Sartono mengatakan, Jawariah meninggal saat pesawat sudah lepas landas. Rombongan sudah menempuh perjalanan udara setelah meninggalkan Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

"Andaikata dia meninggal sebelum pesawat berangkat, pasti tidak diikutkan pulang. Seperti halnya anggota jemaah kloter 1 lalu yang sakit jelang pemulangan, langsung diturunkan dari pesawat," kata Kaswad saat dihubung Kamis, 30 Agustus 2018.

Rombongan Kloter 4 Debarkasi Makassar tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 17.20 Wita. Pesawat Garuda Indonesia bernomor 1302 terlambat dua jam dari jadwal awal.

Kaswad mengatakan, jenazah haji yang meninggal sempat dibawa ke Asrama Haji Sudiang Makassar. Jasad lalu diserahkan oleh PPIH kepada keluarganya melalui Pemerintah Kabupaten Sidrap.

"Jenazah sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Sidrap," jelas Kaswad.

Kloter 4 jemaah haji Debarkasi Makassar memuat 455 orang. Jemaah berasal dari Makassar dan Sidrap. Tiga orang di antaranya merupakan anggota tambahan yang dialihkan dari kloter lain, berasal dari Sulawesi Barat dan Papua Barat.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id