Ilustrasi haji. Medcom.id/Pythag Kurniati
Ilustrasi haji. Medcom.id/Pythag Kurniati

243 Haji Wafat

Haji Haji 2019
Pythag Kurniati • 20 Agustus 2019 23:56
Jakarta: Jumlah haji yang wafat hingga hari ke-44 pelaksanaan pelayanan haji tepatnya mencapai 243 orang. Jumlah ini berdasarkan catatan Data Sistem Informasi Kesehatan Jemaah Haji Indonesia per Senin, 19 Agustus 2019.
 
"Meskipun kematian merupakan sebuah takdir, namun harus ada upaya pencegahan dan pengobatan sebelumnya," ujar Ketua Tim Asistensi Kesehatan Haji Siswanto, seperti dilansir Antara, Selasa, 20 Agustus 2019.
 
Seharusnya ada upaya peningkatan dan pencegahan secara utuh terkait kesehatan dari semua petugas kloter. Upaya itu harus teredukasi bersama mulai dari tenaga kesehatan haji, pembimbing ibadah hingga semua petugas kloter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penguatan kapasitas di kloter sangat penting untuk menekan angka haji dan calon haji yang sakit untuk menekan angka kematian. Sebab, tolok ukur pelayanan kesehatan haji ialah jumlah haji yang sakit dan mati.
 
Kementerian Kesehatan mencatat jemaah Indonesia yang masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah sebanyak 174 haji dari total 1.564 orang yang pernah dirawat.
 
Selain di KKHI, Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah masih merawat sebanyak tiga haji asal Indonesia. Sebanyak 219 haji Indonesia dirawat di RSAS Makkah.
 
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Eka Jusup Singka mengatakan kunjungan haji ke KKHI meningkat saat puncak haji.
 
Tingginya jumlah kunjungan tersebut karena masih banyak jemaah yang beribadah sunnah setelah puncak haji selesai dilakukan. Hal itu menyebabkan kondisi fisik jemaah semakin menurun dan menguras stamina. (Sandra Odilifia)
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif