Ilustrasi--Jemaah calon haji kloter pertama asal Medan tiba di asrama untuk menjalani proses karantina di Embarkasi Asrama Haji Medan, Sumatera Utara. (Foto: ANTARA/Septianda Perdana)
Ilustrasi--Jemaah calon haji kloter pertama asal Medan tiba di asrama untuk menjalani proses karantina di Embarkasi Asrama Haji Medan, Sumatera Utara. (Foto: ANTARA/Septianda Perdana)

Jemaah Haji Diminta Tetap Waspada

Haji Haji 2019
Media Indonesia • 12 Juli 2019 08:51
Jakarta: Jemaah haji Indonesia diminta tetap waspada dengan kondisi di sekitar mereka saat beribadah. Termasuk saat berada di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.
 
"Waspada karena kejahatan bisa terjadi di mana saja. Jangan mudah percaya kepada orang asing. Mintalah bantuan hanya kepada petugas jika terjadi masalah,'' kata Kepala Daerah Kerja Madinah, Akhmad Jauhari, di Kantor Urusan Haji Madinah, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Menurutnya, wilayah Masjid Nabawi dan Masjidil Haram bukan area steril tindak kejahatan. Kerumunan orang dapat menjadi potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Hampir setiap tahun, kata dia, kasus pencurian dan penipuan terhadap jemaah terjadi di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya telah mendapat laporan adanya jemaah haji yang dijambret, Rabu, 10 Juli 2019. Ada juga yang mendapat tawaran jasa titip barang berharga, tetapi setelah 1-2 jam, orang yang dititipi barang sudah tidak ada.
 
Baca juga:Reaksi Alam Saat Mendengar Panggilan Haji
 
Sebelumnya, bagian Perlindungan Jemaah (Linjam) Sektor 4 Madinah, Heru Meiyanto, melaporkan pencopetan yang dialami jemaah asal Embarkasi Palembang (PLM) bernama Hopiyah binti Dulhamin, 63, saat salat Subuh di Masjid Nabawi, Rabu, 10 Juli 2019. Hopiyah tiba-tiba didatangi empat perempuan berpakaian serba hitam yang langsung menepuk pundaknya dan mengambil uang sekitar Rp8 juta.
 
Akhmad Jauhari mengingatkan jemaah harus menghubungi petugas haji yang memiliki ciri-ciri khusus jika menemui masalah. "Petugas dibekali dengan seragam, baju, rompi, topi, dan ID card. ID card ini harus selalu melekat di petugas," jelasnya.
 
Dia juga mengimbau jemaah untuk tidak bepergian sendiri saat melakukan aktivitas di luar hotel. Jemaah diminta tidak membawa uang dalam jumlah banyak ketika keluar hotel. Perhiasan juga sebaiknya ditinggal di kamar hotel.
 
Berangkat ke Makkah
 
Menurut rencana, jemaah gelombang I di Madinah akan mulai diberangkatkan ke Makkah pada 14 Juli 2019. Sebelumnya akan dilakukan pengecekan kelengkapan dokumen jemaah oleh muasassah dan kementerian haji.
 
Akhmad Jauhari mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Naqabah (asosiasi transportasi) untuk pelayanan transportasi antarkota.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif